Jelang Pilkada, ASN Kota Mataram Diingatkan Soal Tipilu

Mataram (suarantb.com) – Menjelang perhelatan Pilkada NTB 2018, Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkot Mataram diingatkan soal tindak pidana pemilihan umum (Tipilu). Peringatan ini disampaikan agar jangan sampai ada ASN yang terjebak dalam Tipilu saat Pilkada nanti. Karena itulah ASN harus tetap menjaga netralitasnya. Apalagi Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh merupakan salah satu kandidat calon gubernur yang akan ikut berkompetisi dalam Pilkada NTB.

Baca juga:  Indisipliner, 15 Aparatur ASN Lobar Diberhentikan

Hal ini ditekankan Sekda Kota Mataram, H. Effendi Eko Saswito usai membuka sosialisasi Bawaslu terkait netralitas ASN, Selasa, 11 Juli 2017 di Kantor Walikota Mataram. “Bawaslu melakukan sosialisasi melalui Gemas (Gerakan Masyarakat) ASN. Saya minta kepada teman-teman ASN gali ilmunya, ini dalam rangka menyamakan persepsi kita tentang netralitas itu,” jelasnya.

Baca juga:  Terjerat Narkoba, ASN Pemkot Mataram Terancam Diberhentikan

Dengan memiliki ilmu atau pemahaman yang baik, maka ASN tidak akan terjebak dalam Tipilu. “Jangan sampai nanti teman-teman terjebak persoalan hukum atau Tipilu itu,” tambah Eko.

ASN yang mengikuti sosialisasi langsung dari Bawaslu juga diminta untuk menyampaikan kepada sesama rekan ASN-nya. Sehingga dalam penyelenggaraan Pilkada 2018 nanti, seluruh ASN lingkup Pemkot Mataram bisa berlaku netral, sesuai dengan peraturan perundangan-undangan.

Baca juga:  Wabup Lotim Ancam Pecat ASN yang Terlibat Penipuan

Bagaimana seharusnya ASN bersikap dalam menghadapi Pilkada juga dijelaskan dalam sosialisasi. “Itu sekarang digali bentuk netralitas itu seperti apa. Itu nanti jadi acuan teman-teman ASN. Semua Pemilu, apakah itu Pemilu Legislatif, presiden, gubernur, kepala daerah,” jelasnya. (ynt)