Demokrat Putuskan Pasangan Calon, Siapa Orangnya?

Mataram (Suara NTB) – Ketua DPD Partai Demokrat NTB, TGH. Mahalli Fikri, menyampaikan bahwa partainya telah memutuskan pasangan calon yang akan diusung di Pilkada NTB 2018. Hanya saja pihaknya belum mau terbuka terkait nama pasangan yang akan didukung oleh partai berlambang bintang mercy itu.

“Kita sudah ada pasangan calon untuk kita usung. Tapi belum untuk kita umumkan siapa-siapa orangnya. Karena kita masih merampungkan,” ujar Mahalli di ruang kerjanya, Senin (16/10).

Ketika didesak untuk menyebutkan kriteria pasangan calon tersebut, Wakil Ketua DPRD NTB itu, menyebutkan bahwa figurnya adalah orang yang cerdas dan memiliki jaringan luas. Sehingga dengan harapan bahwa dapat melanjutkan pembangunan NTB lebih baik ke depan.

“Kita mau menang, jadi orang yang jadi Gubernur itu orang yang punya jaringan yang bisa menjaga keberlangsungan pembangunan NTB lebih baik ke depan. Selain itu orang yang berpendidikan tinggi,” jelasnya.

Ketika dipertegas, apakah dari kriteria yang disebutkan itu yang dimaksudkam adalah sosok Dr. Zulkieflimansyah, Mahalli berkilah pihaknya tidak mau berandai-andai. Ia memberikan kebebasan pada publik untuk menyebut siapapun yang memenuhi kriteria yang ia sebutkan.

“Rohmi jadi NTB 2, silahkan saja ditebak sendiri (Cagubnya) jadi biarkan dulu semuanya bergulir, zig-zag dulu, yang jelas Demokrat sudah punya panggung sendiri. Soal siapa itu nantinya, nanti kita sampaikan ya,” terangnya.

Ketika didesak kapan akan mengumumkan pasangan calon. Mahali hanya memastikan bahwa partainya akan mengumumkan pasangan calon bersama dengan partai koalisi, pada Bulan November nanti. “Pokoknya nanti kita sampaikan bulan November, hari pahlawan, kan kita ingin lahirkan pahlawan,” katanya.

Mahalli menyampaikan, bahwa Demokrat telah memiliki dua partai Koalisi untuk mengusung pasangan calon. “Kita sudah ada koalisi, ada tiga partai, itu sudah lebih, karena itulah partai yang paling mungkin kita ajak kerjasama,” sebutnya tanpa mau menyebutkan nama partai tersebut.

Sementara untuk kabupaten/kota, Partai Demokrat masih belum memutuskan pasangan calon yang akan diusung. Sebab, sampai saat ini masih belum menemukan pasangan calon yang pas. (ndi)