Demokrat Tak akan Absen di Pilkada NTB 2018

Mataram (Suara NTB) – Internal Partai Demokrat dikabarkan tengah dilanda kegalauan soal kepastian pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan diusung di Pilkada NTB 2018. Konstelasi politik yang bergerak begitu cepat dalam sepekan terakhir ini, telah menyisakan kesempatan munculnya satu pasangan lagi, yang diharapkan berasal dari partai berlambang bintang mercy tersebut.

Bendahara Umum DPD Partai Demokrat yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi DPRD, TGH. Nasihudin Badri, dikonfirmasi Suara NTB, Senin, 2 Oktober 2017 kemarin, tidak menampik bahwa banyak kader partai di tingkat bawah merasa resah, setelah melihat dua pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur bersama dengan partai koalisi pengusungnya, yakni Ahyar – Mori dan Suhaili – Amin, melakukan deklarasi dalam waktu yang hampir bersamaan.

Namun para pengurus di tingkat elit, mengaku tidak terpengaruh dengan situasi politik yang berkembang belakangan ini. Nasihudin mengaku, bahwa para elit partai sangat tenang menyikapi situasi tersebut. Menurutnya, kondisi inilah Partai Demokrat akan memainkan seni politiknya.

Baca juga:  DPP Golkar Putuskan Isvie Ketua DPRD NTB

“Memang dari dalam juga bertanya, orang kita di bawah tanyaknya itu, ya kita jawab memang politik itu seninya di situ, kalau berjuang lombok-lombok (lurus-lurus) saja ndak nikmat. Jadi kita tenang saja, tidak terpengaruh, kan partai ini punya hirarki. Jadi ndak perlu kita panik dengan orang, masing –masing punya dapur, ndak perlu urus dapur orang,” ujar Nasihudin.

Seperti diketahui, tinggal empat partai yang belum menentukan sikap untuk mengusung calon. Yakni Partai Demokrat, PKS, Hanura dan PBB. Praktis kondisi tersebut telah mengunci posisi Demokrat tidak memiliki banyak pilihan dalam membangun koalisi. Hanya berharap pada partai-partai tersebut.

“Yang jelas, tidak ada yang merasa terikat dan mengikat, ini kan masih berproses, ada tahap penjaringan. Makanya saya juga heran kalau tahu sudah jelas ada tahapan penjaringan, (belum selesai) terus kita sudah punya kesimpulan, kan lucu betul itu. Jadi belum, kita tunggu proses berjalan,” jelasnya.

Baca juga:  Gerindra Tak Paksakan Diri Usung Kader di Pilkada KLU

Nasihudin menyebutkan bahwa Demokrat masih memiliki banyak pilihan untuk memasangkan kadernya dengan beberapa figur balon, seperti dengan Farouk Muhammad, Dr. Zulkieflimansyah, Lalu Rudi Irham Srigede, dan Subuhunnuri, beserta kandidat lainnya yang sudah mengambil formulir pendaftaran.

“Karena prosesnya masih berjalan, maka siapapun yang ada tanya, jawabannya masih sama. Tunggu tanggal sembilan kita umumkan.  Intinya semuanya masih ada kemungkinan, sebab yang namanya politik sudah terteken saja bisa batal, orang-orang ini ndak tahu seni bermain, sangat ada kemungkinan. Bahkan dengan PDI-P juga kita mungkin,” ucapnya.

“Yang pasti kita maju ikut bertarung dengan mungusung calon, soal dengan siapa itu nanti. Insya Allah kita ndak akan seperti Pilkada Kota Mataram, ndak,” pungkasnya. (ndi)