Suhaili Kalahkan Ahyar Rebut Dukungan PKB

Mataram (Suara NTB) – Tarik menarik arah dukungan PKB di Pilkada NTB 2018, antara H.M. Suhaili FT dengan H. Ahyar Abduh, dipastikan berakhir setelah PKB menyatakan secara resmi mendukung pasangan Suhaili – Amin.

Dalam hal ini, Suhaili telah mengalahkan Ahyar untuk mendapatkan “hati” PKB. Dukung PKB terhadap pasangan Suhaili-Amin, sekaligus telah mematahkan klaim Ahyar selama ini akan didukung oleh PKB.

Ketua PKB, Lalu Hadrian Irfani, saat hadir dalam deklarasi pasangan Suhaili – Amin, di Praya, Lombok Tengah, Sabtu pekan kemarin, menjelaskan bahwa dukungan PKB telah final ke pasangan Suhaili – Amin. Di tingkat DPP pun sudah menyetujui untuk mendukung Suhaili.

“Di tempat ini akan menjadi sejarah, di mana sebagai titik awal perjuangan paket Suhaili-Amin untuk bertarung di Pilkada NTB 2018. Ditempat ini saya juga menegaskan, disaksikan oleh semua yang ada di sini, saya atas nama Ketua PKB, menyatakan dukungan yang sebesar-besarnya pada pasangan Suhali-Amin,” ucap Lalu Hadrian pada saat deklarasi pasangan Suhaili – Amin di Praya, Sabtu, 30 September 2017.

“Inilah yang ditunggu-tunggu selama ini, ke mana PKB akan berlabuh, insya Allah kita kembali ke Lombok Tengah, dan kita pastikan Gubernur NTB 2018 harus berasal dari Loteng. Untuk itu mari kita akan mengantarkan pasangan ini untuk mendaftar ke KPU,” tambahnya.

Lantas bagaimana dengan logo PKB yang ikut dicantumkan Ahyar sebagai salah satu partai pengusungnya?

Ketidakhadiran PKB dalam acara deklarasi pasangan Ahyar – Mori, Minggu kemarin telah menegaskan PKB tidak ikut dalam barisan partai pendukung Ahyar – Mori. Hal itu selaras dengan apa yang pernah dikatakan oleh Lalu Hadrian sebelumnya,  bahwa, jika PKB tidak hadir dalam acara deklarasi pasangan Ahyar – Mori, maka otomatis PKB tidak mendukungnya.

Benar saja, dari pantauan Suara NTB di lokasi acara deklarasi Ahyar – Mori, Minggu, 1 Oktober 2017, PKB tidak terlihat hadir sebagai partai pengusung. Adapun partai pengusung yang hadir, hanya tiga partai, yakni Gerindra, PAN dan PPP kubu Romahurmuziy.

Terakhir dikonfirmasi, Ahyar mengaku memang masih optimis mendapatkan dukungan PKB. Namun setelah mengetahui PKB mendukung Suhaili – Amin dan tidak datang dalam acara deklarasinya. Ahyar yang dikonfirmasi terkait itu, tidak memberikan jawabannya.

Namun demikian, meskipun tanpa dukungan PKB, Ahyar – Mori telah dapat memenuhi ambang batas dukungan partai untuk mendaftar di KPU. (ndi)