Disaksikan Ribuan Massa, Ahyar-Mori Deklarasi Maju Pilgub NTB 2018

Masbagik (suarantb.com) – Di bawah teriknya matahari dan sorotan ribuan pasang mata yang memadati Lapangan Masbagik sore tadi, Minggu, 1 Oktober 2017, Ahyar Abduh dan Mori Hanafi mendeklarasikan diri maju sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB pada Pilkada 2018. Dengan diusung tiga partai, yakni Gerindra, PPP dan PAN, ditambah dukungan dari Partai Iman, Damai dan Aman (Idaman) yang dipimpin raja Dangdut, Rhoma Irama.

“Bertempat di Lapangan Masbagik, ini adalah hari yang bersejarah, memiliki makna yang penting dan strategis bagi kelanjutan pembangunan di NTB. Maka resmilah Ahyar Abduh dan Mori Hanafi menyatakan diri dalam deklarasi ini, memastikan kami siap dengan niat yang baik dengan tujuan yang baik, untuk kebaikan masyarakat Nusa Tenggara Barat,” ucap Ahyar dengan lantang didampingi Mori di atas panggung disaksikan ribuan massa pendukungnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ahyar menekankan kata-kata ‘NTB untuk Semua’, seperti yang tertulis pada baliho miliknya yang tersebar di seantero NTB. “Kita NTB untuk semua. Wujudkan NTB yang beriman berbudaya dan sejahtera,” lanjutnya.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Idaman, Rhoma Irama yang khusus datang dari Jakarta. Selaku pucuk pimpinan di Gerindra, Prabowo mengaku pasangan Ahyar-Mori adalah duet yang tepat, tidak keliru.

“Ahyar saya kira sudah puluhan tahun mengabdi, akhirnya jadi walikota dua kali.
Mori adalah Kader Gerindra dari sejak lama, sejak lahirnya Gerindra, yang sekarang dalam posisi yang baik untuk memimpin rakyat. Saya kira pilihan ini tidak salah dan keliru,” ujar Prabowo.

Di tengah teriknya cuaca, Ahyar tak lupa mengucapkan terima kasih pada para pendukungnya yang telah hadir untuk menyaksikan acara deklarasi tersebut. Sekaligus mengajak untuk kompak dan solid untuk mewujudkan NTB untuk semua. Melakukan ikhtiar politik tanpa melakukan tindakan yang berpotensi menimbulkan perpecahan.

“Harapan kami dalam rangka kita ikhtiar politik ini mari kita terus berpegang teguh dengan Sesenggak Sasak. ‘Aiq meneng tundung tilaq empaq bau’, artinya mari terus kita beriktiar di dalam politik ini, tapi jangan pernah keruhkan suasana. Jangan pernah kita membuat isu-isu yang akan membuat terjadinya perpecahan. Harus tetap kita menjaga kebersamaan,” pesan Ahyar.

“Sepakat niki? Kita satu niat nggih? Satu tekad nggih? Wujudkan NTB untuk semua,” lontar Ahyar. Kemudian diamini oleh massa yang hadir.

Acara deklarasi ini diawali dengan pembacaan surat keputusan (SK) dukungan terhadap pasangan Ahyar-Mori, yang dikenal sebagai pasangan AMAN oleh tiga partai pengusung, yakni Gerindra, PPP dan PAN. Masing-masing dibacakan oleh Sekjen DPP Gerindra, Ahmad Muzani, Ketua DPW PPP NTB, Hj Wartiah dan Ketua DPD PAN NTB, Muazzim Akbar. (ros)