Ali BD: Saya Tidak Pakai Deklarasi

Mataram (suarantb.com) – Meski gencar promosi dengan sebagai salah satu calon gubernur NTB yang akan maju dalam Pilkada 2018, Bupati Lombok Timur, Ali Bin Dachlan mengaku tidak akan melakukan deklarasi pencalonannya. Demikian disampaikannya di Kantor Gubernur NTB, Rabu, 23 Agustus 2017.

“Saya ndak pakai deklarasi, ndak ada deklarasi. Sama siapa saja ndak pakai deklarasi,” sahutnya gamblang.

Pria yang terkenal dengan julukan Amaq Asrul ini hanya menyatakan akan maju pada Pilkada 2018 dan melakukan pendaftaran calon sesuai aturan KPU. Soal deklarasi bukanlah perkara penting. Masyarakat tidak mengenal dirinya sebagai calon gubernur atau tidak, tak masalah.

“Ndak usah ditahu juga ndak apa-apa. Kalau saya, saya ndak mau susah. Ndak saya mau susah-susah saya, saya ini orang independen. Orang bebas. Tiba-tiba saya jdi gubernur nanti, itu aja,” tegasnya sambil lalu.

Berbeda dengan Ali BD, Walikota Mataram, Ahyar Abduh justru akan melakukan deklarasi besar-besaran tentang pencalonannya. Meski sempat tertunda, Ahyar akan tetap melakukan deklarasi di Lapangan Masbagik Lombok Timur.

“Mestinya bulan Agustus, karena permintaannya di Lotim di Masbagik tapi rupanya kita tunda. Karena Lapangan Umum Masbagik itu selama Agustus ini hanya untuk kegiatan agustusan. Jadinya September kita deklarasi,” jelas Ahyar belum lama ini.

Terkait rencana deklarasi yang tertunda, Ahyar mengaku itu disengaja. Ia membantah jika penundaan tersebut dikait-kaitkan dengan bakal calon Gubernur NTB asal Lotim, Ali BD. (ros)