Fauzan Akui Cocok Berduet dengan Sumiatun

Giri Menang (Suara NTB) – Figur Ketua DPRD Lombok Barat (Lobar) Hj. Sumiatun dianggap sangat cocok oleh H. Fauzan Khalid untuk berpasangan pada Pilkada Lobar 2018 mendatang.

Fauzan yang juga Bupati Lobar ini, mengaku, dari sisi geografis (geopolitik), antara dirinya dan politisi Partai Golkar itu bagus perpaduannya, yakni antara utara (Batulayar) dan selatan (Sekotong). Kemudian dari sisi gender ada laki-laki dan perempuan sangat bagus, namun untuk menetapkan pasangan ini nanti ditentukan oleh parpol pengusung.

Dikonfirmasi akhir pekan kemarin, Fauzan mengaku, untuk mengecap (menetapkan) 100 persen bisa berpaketan dan perpasangan ditentukan nanti oleh parpol pengusung. Apalagi sejauh ini penerimaan parpol terhadap duet Fauzan-Sumiatun bagus, namun ia tidak bisa mengatakan 100 persen sebelum ada penetapan dari parpol.

Terkait komunikasi dengan parpol, pihaknya terus intensif bergerak di lapangan. Terkait parpol mana saja yang sudah ada lampu hijau, Fauzan Khalid tidak mau mengklaim, sebab nanti dikira “jual kecap” oleh parpol.

Pihaknya sudah komunikasi di Jakarta dengan pengurus parpol di pusat, bahkan ada kemajuan yang

luar biasa dengan parpol yang enggan disebut namanya tersebut. Salah satunya PPP sudah lama diajak komunikasi, termasuk peluangnya di PKB, PAN dan Nasdem. Sedangkan kalau Golkar, jelas Fauzan, Ketua DPD Partai Golkar Lobar, yakni Hj. Sumiatun yang menjawab.

Sebelumnya, Fauzan Khalid juga sudah bertemu dengan Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan di Sumbawa. Dirinya bersama TGH Ahyar Abduh membahas terkait rencana pilkada 2018. Setelah itu, bertemu dengan Ketua DPW PPP NTB Hj. Wartiah dan Hj. Sumiatun di Jakarta.

Untuk diketahui, petahana telah mendaftar di sejumlah parpol. Partai terakhir tempatnya daftar, yakni Nasdem. Sebelumnya ia mendaftar di PAN, PDIP, PPP, Hanura, Golkar. Sejauh ini di sejumlah parpol ini belum diputuskan siapa yang direkomendasikan.

Pengamatan di lapangan, di wilayah Narmada-Lingsar hampir di sepanjang jalan terpasang baliho Fauzan bersama Hj. Sumiatun. Baliho dipasang di pohon-pohon dan dipasang menggunakan kayu. Tidak saja di wilayah Narmada, di wilayah Sekotong juga di sepanjang jalan terpasang baliho Fauzan-Sumiatun. Baliho ini dipasang oleh simpatisan Hj Sumiatun. (her)