Ahyar Abduh Masuk Radar Cagub yang akan Didukung PBNW NTB

Mataram (suarantb.com) – Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) akan mendeklarasikan calon yang akan didukung pada Pilkada NTB 2018. Rencananya deklarasi calon akan dilaksanakan satu bulan mendatang setelah konsolidasi selesai dilakukan.

Ketua Pengurus Wilayah PBNW NTB, Raden Tuan Guru Bajang KH. Lalu Gede M. Zainuddin Atsani, M.Pdi mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan komunikasi yang intens bersama pimpinan ranting hingga pengurus pusat NW. “99 persen Lombok Timur sudah siap, sekarang tinggal Lombok Barat,” katanya usai acara peringatan Hari Jadi (Hadi) NW ke-64, Rabu, 1 Maret 2017.

Nama calon yang akan didukung masih dirahasiakan. Karena Ketua Umum PBNW belum mengizinkan nama tersebut dipublikasikan.

Ketika media menyebutkan nama H. Ahyar Abduh sebagai calon yang kemungkinan akan didukung organisasinya, Zainuddin Atsani menampiknya. Namun ia mengakui Ahyar masuk dalam radar calon yang didukung, karena Ahyar merupakan kader NW. “Apalagi beliau NW juga kan,” ujarnya.

Sementara itu, H. Ahyar Abduh menampik kehadirannya dalam Hari Jadi NW ke-64 bernuansa politis. Ia mengatakan kehadirannya dalam  acara itu murni sebagai Walikota Mataram. Karena peringatan Hari Jadi NW dilaksanakan di Taman Sangkareang atau Lapangan Umum Mataram, ia hadir untuk memberikan sambutannya sebagai tuan rumah. “Saya tidak meniatkannya untuk tujuan politik,” katanya.

Ahyar menyambut tamu undangan yang merupakan jamaah NW karena memilih Mataram sebagai tuan rumah. Sebagai Walikota Mataram, ia hanya mengeluarkan izin penggunaan tempat dalam hal ini Lapangan Umum Mataram.  Sehingga acara Nusantara Berhizib Dalam Semarak Hari Jadi NW ke-64 dapat terselenggara dengan baik.

Baginya, keterlibatan dalam acara itu murni sebagai bentuk penghormatannya kepada Maulana Syekh dan guru-gurunya. Karena ia menghabiskan waktu selama delapan tahun menimba ilmu di lembaga pendidikan NW. “Ini bentuk penghormatan saya kepada Maulana Syekh dan guru-guru saya,” ungkapnya.

NW disampaikan Ahyar harus mengabdi dan berkhidmat untuk masyarakat, dengan bertambahnya lembaga pendidikan dan proses dakwah yang semakin berkembang. Sebagai keluarga NW,  ia berharap seluruh keluarga NW tetap menjaga semangat. “Terlebih sesama jamaah NW harus berkomitmen memberikan yang terbaik untuk umat,” harapnya. (anh)