Rencana Muswil PKB NTB, Najamudin dan Khudari Beda Pendapat

Mataram (suarantb.com) – Politisi PKB yang juga  anggota DPRD NTB, TGH. Khudari Ibrahim berbeda pendapat dengan Ketua DPW PKB NTB, H. Najamudin Mustafa terkait Musyawarah Wilayah (Muswil). Menurut Najamudin, Muswil akan dilaksanakan bulan Desember mendatang sementara menurut Khudari, Muswil PKB tidak akan terlaksana Desember mendatang karena kepengurusannya sudah diambil alih DPP PKB.

“Ada caretaker. Caretaker dari pusat itu Pak Fadhan namanya,” jelas Khudari, Rabu, 23 November 2016.

Untuk itu, ia  menyayangkan pernyataan Najamudin yang menyebut Muswil dilakukan  Desember mendatang. Karena sampai saat ini, DPP PKB selaku pemegang kendali melalui caretaker-nya belum membuat keputusan apapun.

“Kalau kesimpulan saya dia masih kembali ke DPP. Petunjuk terakhir nanti Ketum (Ketua Umum) yang menentukan. DPP sudah menurunkan caretaker sudah bekerja,” katanya.

Selain itu, Khudari juga membantah pernyataan Najamudin tentang calon tunggal untuk posisi Ketua DPW PKB NTB pada Muswil mendatang. Ia mengatakan PKB sebagai sebuah partai politik memiliki AD/ART yang menjadi pedoman dalam menentukan calon ketua.

Tidak bisa serta merta menunjuk nama tanpa melewati ketentuan yang sudah ada.”Apa itu, tidak ada calon tunggal,” ucapnya.

Khudari juga mengatakan,  posisi Najamudin sebagai Ketua DPW PKB NTB sudah berakhir masa berlakunya. Untuk itu, kendali PKB NTB ada pada caretaker. Oleh karenanya, tidak tepat seorang yang

sudah berakhir masa jabatannya mengeluarkan pernyataan seperti itu.

Terutama untuk urusan partai yang sudah jelas memiliki payung hukumnya sendiri. “Muswil belum pernah terselenggara karena kepengurusan DPW yang lama sudah expired,” ujarnya.

Sebelumnya,  Ketua DPW PKB NTB, H. Najamudin Mustafa menyampaikan bahwa PKB NTB sejatinya melaksanakan Muswil tahun 2015 yang lalu. Namun karena beberapa hal yang terjadi di  internal partai, Muswil urung dilakukan. Agar tidak molor terlalu lama, maka Muswil PKB NTB akan segera dilakukan bulan Desember mendatang.

“Kita coba Desember lah. Ini saja PKB molor satu tahun. Harusnya saya sudah diganti 2015 lalu,” ujar Najamuddin, belum lama ini.

Mengenai  figur yang akan menggantikannya, Najamuddin mengatakan dalam Muswil  Desember mendatang, PKB berkomitmen akan mengusung satu calon tunggal. Yaitu H. Lalu Hadrian Irfani, ST., M.Si. Terlepas dari itu, Najamuddin mengakui sebagai ketua DPW ia juga merekomendasikan Hadrian untuk menggantikannya. Karena dinilai memiliki visi yang bagus untuk memajukan PKB NTB di masa-masa yang akan datang.

“H. Lalu Hadrian Irfani, ST. M. Si yang kita ajukkan. Muswil PKB NTB Desember. Dia kenapa tunggal, karena saya melihat kalau berkompetisi ini agak susah. Mending tunggal aja. Jauh sebelumnya kita juga sudah berkoordinasi,” ujarnya. (ast)