Isvie Ancam Laporkan Pelaku Aksi Penyegelan Kantor Golkar

Mataram (suarantb.com) – Sekretaris DPD I Golkar NTB, Hj. Bq. Isvie Rupaeda, SH, MH mengancam akan melaporkan beberapa oknum DPD II Golkar Kota Bima yang menyegel kantor Sekretariat  DPD I Golkar NTB terkait pelaksanaan Musda yang tidak mereka setujui dilakukan di Kota Mataram.

Menurut Isvie, tindakan yang telah dilakukan oleh sejumlah pengurus DPD II Golkar Kota Bima tersebut telah sangat merugikan Partai Golkar NTB. “Saya akan laporkan itu, penyegelan itu,” katanya, Jumat, 23 September 2016 di Mataram.

Isvie sangat menyayangkan tindakan penyegelan yang dilakukan oleh sejumlah pengurus DPD II Golkar Kota Bima tersebut.  Terutama hal  yang menjadi alasan tindakan tersebut dilakukan, yakni menganggap tanda tangan Ketua DPD I Golkar NTB, H. M. Suhaili, FT, SH  dipalsukan. Menurutnya, hal itu menjadi bukti tidak pahamnya kader Golkar Kota Bima tersebut melihat aturan organisasi.

“Nggak ada itu, mereka yang tidak paham aturan organisasi.

Itu kan perintah ketua. Kalau Ketua tidak ada di tempat boleh Sekretaris men-scan tandatangan,” ujarnya.

Isvie mengungkapkan perihal menggandakan  tanda tangan Ketua DPD I Golkar NTB bukan kali ini saja dilakukan. Karena, menggandakan tanda tangan merupakan tindakan yang harus diambil ketika Ketua DPD I Golkar NTB sedang tidak berada di tempat.

“Biasa itu, bukan kali ini saja dilakukan. Manakala ketua tidak berada di tempat, sah sekretaris men-scan tanda tangan atas perintah Ketua. Kan tidak setiap hari ketua berada di tempat. Bagaimana ngurus partai kalau ketua nggak ada terus nunggu dia datang baru kita bergerak,”terangnya.

Untuk menindaklanjuti kejadian tersebut, Isvie mengaku segera melakukan pertemuan dengan Ketua DPD I Golkar NTB sekaligus memanggil beberapa pengurus  DPD II Golkar Kota Bima yang melakukan penyegelan. “Nanti malam ketemu sama ketua saya, dan ketemu sama orang-orang yang ngomong-ngomong itu,” tambahnya. (ast)