Polisi Tutup Tempat Karaoke Hotel Jual Miras

Barang bukti miras yang dijual tanpa izin disita dari ruangan karaoke salah satu hotel di Ampenan, Mataram Sabtu, 15 Maret 2020 . (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Polresta Mataram menggerebek tempat karaoke salah satu hotel di Ampenan, Mataram. Ditemukan minuman berbagai jenis dan merek. Setelah ditelusuri, penjualan miras tersebut diduga tidak berdasarkan izin. Tempat karaoke langsung diberi garis polisi. Penutupan pada Sabtu, 14 Mare 2020 tersebut disertai dengan penyitaan barang bukti miras.

“Tempat karaoke salah satu hotel itu tidak bisa menunjukkan surat izin terkait penjualan minuman beralkohol,” terang Kasatresnarkoba Polresta Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa. Tempat karaoke itu menyediakan ruangan-ruangan. Pelanggan dapat memesan miras untuk ditenggak di tempat. “Banyak botol miras golongan A, B, C siap dijual dalam jumlah banyak,” terangnya.

Iklan

Salah satu pramusaji, LAG (40) ikut diamankan untuk keperluan pemeriksaan. Si pemilik tempat akan menyusul dalam pemeriksaan selanjutnya. “Kami masih dalami peran dan asal usul minuman beralkohol tersebut,” kata Adi. Barang bukti miras yang disita antara lain, bir, rum, vodka, whiskey. Total yang disita sebanyak 53 botol. Penjualan miras kepada pelanggan tampak dari bukti nota pembelian serta botol-botol sisa diminum.

Sejumlah wanita pemandu lagu yang menemani pelanggan bernyanyi hanya diinterogasi tanpa diamankan. Tetapi identitas diri mereka dicatat. “Untuk pemiliknya nanti akan kita panggil. Barang-barangnya ini kita sita dulu,” pungkasnya. (why)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional