Polisi, Toga, Toma dan Wartawan di Lobar Divaksin Massal

Aparat kepolisian, toga, toma dan wartawan divaksinasi massal di Mapolres Lobar, Selasa, 2 Maret 2021. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Jajaran Pemkab Lombok Barat (Lobar) melalui Dinas Kesehatan kembali melakukan vaksinasi lanjutan. Selasa, 2 Maret 2021, giliran anggota polisi dan tokoh agama, tokoh masyarakat dan wartawan yang mendapat jatah vaksinasi massal. Pelaksanaan vaksinasi mengambil tempat di Mapolres Lobar.

Dalam proses vaksinasi tersebut, sekitar 10 orang wartawan dari berbagai media yang divaksin, selebihnya dari aparat Polres Lobar dan tokoh dari lintas agama seperti dari unsur Agama Islam, Hindu, Buddha dan Kristen.

Iklan

Kapolres Lobar AKBP Bagus Satrio Wibowo mengatakan pihaknya sudah mendapat jadwal vaksinasi pada Selasa, 2 Maret 2021 dan Rabu, 3 Maret 2021. Karena merasa kegiatan itu penting sekaligus sebagai momen yang bagus untuk melakukan sosialisasi, maka diikutsertakanlah kalangan wartawan yang sering berada di Polres Lobar serta kalangan tokoh lintas agama. “Dengan pelaksanaan yang diikuti (wartawan, toga, toma dan polisi) seolah membuktikan bahwa vaksinasi yang dilaksanakan ini aman,” ujarnya.

Khusus untuk personel Polres Lobar, Bagus menyatakan bahwa ada sekitar 400 orang personel yang mengikuti vaksinasi yang terbagi menjadi dua tahap yakni Selasa, 2 Maret 2021 dan Rabu, 3 Maret 2021. “Ini tahap pertama, akan ada tahap ke-dua, semoga berjalan dengan lancar,” imbuhnya.

Pada vaksinasi hari pertama (Senin), terdapat 303 orang yang divaksin, terdiri dari anggota polisi sebanyak 197 orang dan sisanya 106 toga, toma dan wartawan. Dengan dilaksanakannya vaksinasi tersebut, Kapolres Lobar itu berharap agar kasus penyebaran dan penularan Covid-19 bisa dikurangi bahkan dihilangkan di wilayah hukum Polres Lobar.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lobar Hj. Ni Made Ambaryati mengatakan bahwa untuk pelaksanaan vaksinasi hari itu pihaknya membawa sekitar 300 vaksin yang dikhususnya untuk anggota Polri serta toga, toma termasuk wartawan. Sisanya akan dilanjutkan pada keesokan harinya. “Hari ini kita bawa 300 vaksin, dan akan dilanjutkan besok,” katanya.

Untuk jadwal vaksinasi tahap berikutnya, Ambaryati mengatakan vaksinasi akan dilakukan pada hari Kamis dan Jumat yang menyasar 500 pejabat di lingkup Pemkab Lobar. “Karena vaksin terbatas, maka untuk vaksinasi selanjutnya dilaksanakan hari Kamis dan Jumat,” jelas dia.

Vaksinasi selanjutnya dilanjutkan Minggu depan dengan sasaran kalangan guru, ASN serta pedagang pasar. “Khusus untuk pedagang pasar, pendataan akan dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan, begitu juga jajaran guru dan ASN akan didata di masing-masing OPD,” ujarnya mengakhiri.

Sementara itu, TGH. Muchlis Ibrahim dari tokoh agama Islam mengaku dirinya beruntung divaksin di Polres Lobar itu. “Kita diberi pencerahan baik dari Kapolres maupun Kepala Dinas Kesehatan terkait vaksinasi ini. Yang jelas, pemerintah ingin bantu derajat kesehatan masyarakat dan ini menjadi contoh, agar vaksinasi tidak menjadi tabu. Vaksin ini aman dan halal,” singkatnya.

Hal senada disampaikan oleh Pdt.Suhardidari tokoh agama Kristen dan I Made Diata dari tokoh Hindu Lobar. Secara umum mereka menyarankan agar masyarakat turut mengambil bagian secara aktif dalam proses vaksinasi tersebut. Menurut mereka, vaksin tersebut sangat berguna bagi kesehatan, terutama di masa pandemi tersebut. “Jangan takut, tidak ada efek samping,” tukas mereka. (her)

Advertisement filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional