Polisi Tangkap Buronan Residivis

Kabid Humas Polda NTB Artanto (kiri) bersama Wadirreskrimum Polda NTB Awan Hariono menunjukkan barang bukti surat kendaraan yang dicuri tersangka Kesim.(Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Pelaku pencurian mobil masih sempat mencuri motor dalam masa buronnya. Nursim alias Kesim (26) akhirnya bisa ditangkap setelah dalam pencarian selama sembilan bulan. Komplotannya sudah lebih dulu tertangkap. Penangkapan Amaq DI alias DL dua bulan sebelumnya membuat Kesim ketahuan. “Dia sempat kabur ke Sumbawa,” kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, Kamis, 13 Agustus 2020.

Tim Puma Ditreskrimum Polda NTB mendatangi Kesim di rumahnya di Bilelando, Praya Timur, Lombok Tengah. Namun, Kesim yang sudah tertidur malah melawan. Tak ayal, timah panas menembus betisnya. “Dia sempat melawan,” ujar Artanto. Kesim mulai masuk daftar buronan setelah diduga mencuri mobil pada Juni 2019. Kemudian beraksi lagi mencuri Suzuki Futura pikap DR 8474 S di Kuta, Pujut, Lombok Tengah pada 28 Oktober 2019 lalu. Kesim bersama DI membobol lubang kunci mobil yang terparkir di tepi gang. “Pakai kunci letter T,” ucapnya.

Iklan

Mobil kemudian digadaikan ke seorang penadah di Teruwai, Pujut, Lombok Tengah. Kesim lalu beraksi lagi pada 20 Januari 2020. Kali itu dia menggondol motor Honda Beat DR 2855 UE di Gang Sembada, Kekalik Timur, Kekalik Jaya, Sekarbela, Mataram. “Pelaku ini terlibat sebagai pemetik,” kata Artanto. Motor curian ini dijual ke penadah di Beleka, Praya Timur, Lombok Tengah.

Artanto menambahkan, Kesim bukan orang baru sebagai pelaku kriminal. Kesim merupakan residivis yang pada tahun 2018 lalu menjalani pidana penjara lima bulan. Kesim terbukti mencuri motor di Tanak Beak, Batukliang, Lombok Tengah. (why)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here