Polisi Siap Usut Dugaan Penggelapan Dana Pengembalian Kerugian Daerah

Giri Menang (Suara NTB) – Polres Lombok Barat (Lobar) siap mengusut kasus dugaan penggelapan dana pengembalian kerugian daerah yang terjadi di Pemda Lobar. Untuk memulai mengusut kasus ini, pihak polres perlu menunggu laporan dari pihak pemda, dalam hal ini Majelis TPTGR. Pihak penyidik polres juga bisa pro aktif meminta data ke pihak Pemda, berbekal informasi di media massa.

“Kami siap mengusut itu, karena itu kan uang daerah dan negara yang diambil termasuk korupsi. Tapi kami perlu tunggu laporan dulu. Bisa saja kami proaktif nanti meminta data ke pemda,” tegas Kasat Reskrim Polres Lobar AKP Joko Tamtomo, Selasa, 6 Desember 2016.

Iklan

Menurutnya, jika dana pajak atau retribusi yang diambil oknum pejabat tentu itu termasuk tindakan korupsi. Namun untuk kepastian soal permasalahan ini, pihaknya perlu menunggu laporan dari pemda, sehingga pihaknya mengetahui secara pasti terkait persoalan ini. Pihaknya juga bisa pro aktif meminta data ke Pemda, apalagi berbekal informasi yang telah dirilis oleh media. Dari informasi ini, jelasnya, pihaknya bisa masuk untuk melakukan pengusutan kasus ini. “Intinya polisi siap mengusut masalah ini,”jelasnya.

Sementara itu, kalangan DPRD Lobar mendukung penuh langkah majelis TPTGR untuk mempidanakan dugaan penggelapan dana kerugian daerah yang melibatkan oknum pejabat di Dinas PPKD. Langkah ini dinilai sangat tepat, sebab para oknum yang diduga menggelapkan uang tak ada itikad baik. Di samping itu, dengan masuk ranah hukum menjamin transparansi kasus ini, sehingga jelas siapa yang salah dan benar. (her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here