Polisi Ringkus Pengedar Kakap di Bima

Fz alias Boy (35) dan Jm alias Jojon (38) dua dari tujuh jaringan pengedar sabu kakap saat diamankan di Mapolres Bima Kota, Jumat, 17 September 2021.(Suara NTB/Polres Bima Kota)

Bima (Suara NTB) – Tim Opsnal Satrenarkoba Polres Bima Kota meringkus pengedar sabu kakap di Desa Karumbu Kecamatan Langgudu, Jumat, 17 September 2021. Tujuh orang diamankan berikut puluhan poket sabu dan sepucuk senjata api lengkap dengan enam butir peluru.

Kasat Narkoba Polres Bima Kota, Iptu Tamrin, S. Sos., kepada Suara NTB menyampaikan, terungkapnya jaringan pengedar barang haram ini buah tindak lanjut polisi, terkait informasi maraknya transaksi sabu di sebuah kandang ayam di Dusun Ntau Desa Karumbu.

Iklan

Informasi tersebut lantas disikapinya dengan mengerahkan tim untuk melakukan penyelidikan. “Sekitar Pukul 14.00 Wita, berhasil diamankan dua orang yakni Da dan As. Mereka sedang tidur dalam berugak area TKP,” ujarnya.

Setelah menunjukkan surat perintah tugas. Tim Opsnal yang dipimpin Aipda Taufarrahman, SH., langsung melakukan penggeledahan. Hasilnya, ditemukan sepoket plastik klip berisi daun batang ganja dari dompet Da, termasuk uang senilai Rp900 ribu.

Saat giat berlangsung tiba-tiba datang RS (27). Oleh tim pria itu sontak diamankan dan digeledah, alhasil ditemukan 10 poket sabu dalam saku celana, berikut bukti lain seperti tabung kaca, plastik klip dan sejenisnya.

Dari ketiga orang tersebut, lanjut Tamrin, Tim Opsnal melakukan pengembangan informasi. Hingga diketahui bahwa sumber kepemilikan barang itu dari Fz alias Boy (35) dan Jm alias Jojon (38) asal Desa Rupe.

Keterangan tersebut sigap direspon anggota dengan mendatangi Fz alias Boy. Disamping keduanya, polisi menemukan sejumlah bukti yang menguatkan dugaan bahwa mereka merupakan pengedar kakap sabu-sabu di Bima.

Pasalnya, dari TKP ini polisi menemukan 47 poket sabu dengan berat bruto 50,61 gram. Kemudian 2 buah alat timbang sabu, 3 buah pipet, 1 buah bong serta sepucuk senjata api lengkap dengan enam butir peluru. “Selain itu banyak bukti lain yang berhasil kami amankan,” ujarnya.

Dikatakan Tamrin, giat tim opsnal siang tadi tak berhenti disana. Tim kembali mendapat informasi soal adanya transaksi sabu dan ganja disekitar Pelabuhan Karumbu.

Setelah disikapi ternyata benar adanya tidak pidana melawan hukum tersebut. Di mana anggota berhasil mengamankan dua orang, yakni Mm (32) dan Ad (28). Dalam penguasaan keduanya polisi menyita daun, biji batang ganja seberat 15,73 gram. Kemudian sabu seberat 0,34 gram berikut bukti pendukung lainnya. “Saat ini ketujuh orang sudah kami amankan di mapolres untuk proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya. (jun)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional