Polisi Ringkus Pasutri Pengedar 5,29 Gram Sabu

Lima terduga jaringan pengedar narkotika jenis sabu di Kelurahan Tanjung, saat diamankan di Mapolres Bima Kota, Rabu, 29 Juni 2021.(Suara NTB/Polres Bima Kota)

Bima (Suara NTB) – Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Bima Kota, kembali meringkus jaringan pengedar narkotika jenis sabu di Kelurahan Tanjung Kecamatan Rasanae Barat, Senin, 28 Juni 2021 Pukul 13.00 Wita. Dua Pasangan Suami Istri (Pasutri) inisial Nh alias Aco (43) Ns (37) Ms (23) dan Ha (22)  diamankan, berikut seorang pengusaha No (25). Dalam pengungkapan kasus ini polisi menyita 17 poket sabu dengan berat bruto 5,29 gram, termasuk uang tunai belasan juta.

Kasubbag Humas Polres Bima Kota, Iptu Jufrin kepada Suara NTB, Selasa, 29 Juni 2021 menyampaikan, terkuaknya keberadaan jaringan pengedar sabu ini buah tindak lanjut polisi atas informasi masyarakat, terkait maraknya transaksi sabu di rumah salah seorang warga RT 03 RW 02 Kelurahan Tanjung.

Iklan

Informasi tersebut disikapi anggota dengan terjun lokasi untuk pendalaman. “Sekitar Pukul 13.00 Wita baru berhasil diamankan dua orang laki-laki dan tiga perempuan, tepatnya di sekitar rumah No,” ujarnya.

Mendapati kelima orang yang selama ini dicurigai mengedarkan sabu-sabu, Tim Opsnal Satresnarkoba kemudian memanggil warga sekitar untuk menyaksikan proses penggeledahan tubuh dan rumah.

Dari TKP I yakni rumah pasutri Nh alias Aco dan Ns polisi tidak menemukan barang bukti sabu, tetapi mengamankan sejumlah uang tunai Rp15.350.000. Pun demikian di TKP II yaitu rumah Ms dan Ha, hanya saja terdapat bukti yang menguatkan dugaan pasangan ini mengedarkan sabu seperti 1 buah bong dan selembar plastik klip. Sementara di rumah No, lanjut Jufrin, polisi mendapati 17 poket sabu dengan berat bruto 5,39 gram dan uang Rp3.050.000. “17 poket sabu itu terletak di saku celana anaknya yang dijemur samping rumah,” jelasnya.

Berbekal temuan kepemilikan barang bukti sabu, kelima orang tersebut langsung digiring ke mapolres untuk proses hukum lebih lanjut. Termasuk pengembangan kasus guna mengungkap keberadaan jaringan lain. Pasalnya, pengungkapan semacam ini bukan kali pertama dilakukan aparat kepolisian di Kelurahan Tanjung Kota Bima. “Terduga dan barang bukti sementara diamankan di ruang Satresnarkoba untuk penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (jun)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional