Polisi Lengkapi Bukti Kasus Kematian Pegawai PU

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Penyidik Sat Reskrim Polres Sumbawa tengah mendalami kasus kematian Supri Haryanto (50), pegawai Kementerian PU di Sumbawa. Saat ini polisi masih perlu melengkapi bukti-bukti guna menguak peristiwa tersebut.

“Kami masih fokus mengumpulkan bukti. Tetapi bukan berarti bukti yang ada masih kurang. Hanya saja kami masih perlu melengkapi dan mendalaminya kembali, supaya lebih jelas,” kata Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP Elyas Ericson, SH., SIK kepada Suara NTB, Senin (28/11).

Iklan

Diakuinya, sebelumnya sudah ada hasil otopsi dari mayat korban. Pihaknya pun sudah memperoleh titik terang. Meskipun demikian pihaknya tidak gegabah dalam menetapkan tersangka. Karena perlu bukti-bukti yang kuat. Pihaknya juga belum bisa menjelaskan mengenai jumlah pelaku dalam peristiwa terebut. Termasuk apakah kategorinya masuk dalam pembunuhan berencana belum bisa dipastikan.

“Makanya kita mau mendalami lagi. Yang jelas kami akan berusaha secara maksimal dalam menguak peristiwa ini,” pungkasnya.

Adapun korban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terbakar pada 7 Oktober 2015 lalu. Korban ditemukan di lokasi Kokar Tempoa, Dusun Lamurung, Desa Lenangguar, Kecamatan Lenangguar. Sebelum meninggal, korban yang merupakan pegawai Kementerian PU ini sempat menghilang selama lima hari. Setelah pamit melakukan survei dan mengawasi proyek hotmik di wilayah Kecamatan Lunyuk. (ind)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here