Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku Pembuangan Bayi di Maluk

Taliwang (Suara NTB) – Kasus pembuangan bayi di Maluk saat ini masih menjadi perhatian aparat penegak hukum untuk dituntaskan. Namun penuntasan kasus tersebut seakan-akan menemui jalan buntu. Hal tersebut terjadi karena minimnya keterangan dari saksi terkait dengan kasus tersebut.

Kapolres Sumbawa Barat yang dikonfirmasi Suara NTB melalui Kasat Reskrim, Iptu I Putu Agus Indra Permana, SIK, Sabtu, 6 Agustus 2016 menyebutkan, kasus tersebut sampai dengan saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Namun dalam pengungkapan kasus ini pihaknya masih kesulitan untuk mencari saksi. Hal tersebut terjadi karena masyarakat sekitar tidak mau menyampaikan apa yang telah terjadi di daerah tersebut. “Kami sangat menyayangkan masyarakat di sana yang tidak terbuka,” ujarnya.

Iklan

Sebetulnya dengan kondisi wilayah yang cukup ramai dan rumah – rumah yang ada sedikit berdempetan. Bahkan jarak dari rumah warga ke TKP kurang lebih empat meter. Jadi pihaknya merasa aneh dengan kondisi tersebut, karena tidak satupun orang yang mengetahui perihal kasus ini. Meskipun sempat ada beberapa orang yang telah diperiksa. Namun kesemua saksi tersebut enggan memberikan keterangan pasti. “Kami kesulitan dalam mengungkap kasus ini karena minimnya kesaksian yang diberikan oleh masyarakat,” imbuhnya.

Namun pihaknya memiliki tekad kuat untuk menuntaskan kasus ini. Pihaknya sudah mulai melakukan pendataan. Baik itu di tempat hiburan malam termasuk juga mendata Partner Song (PS) yang bekerja di situ. Termasuk juga menanyakan kepada pengelola tempat hiburan tersebut apakah ada karyawannya yang hamil.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pendataan terhadap klinik-klinik ataupun tempat bersalin maupun dukun beranak yang ada di wilayah tersebut. “Mudah-mudahan pelakunya bisa ketemu,” harapnya. Seraya menghimbau kepada masyarakat, apabila ada yang mengetahui atau melihat orang meletakkan bayi di lokasi tersebut supaya bisa dilaporkan. Baik itu ke pihak ke Polsek Maluk maupun ke Polres. (ils)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here