Polisi Kembali Tangani Kasus Dugaan Pencabulan

Tersangka Zul (49), terduga pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur saat diekspose ke media.(Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), mengamankan terduga pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur. Bahkan kasus ini merupakan kasus kesekian kalinya ditangani sejak awal bulan Maret lalu.

Kapolres KSB, melalui Kasat Reskrim AKP Afrijal SIK kepada Suara NTB, mengatakan, kasus  ini merupakan kasus kedua dalam dua bulan terakhir yang sudah ditangani pihaknya. Bahkan terduga pelaku yang diketahui berinisial Z alias Zul (49) salah satu warga desa Belo, kecamatan Jereweh, sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Iklan

Sementara korban yang diketahui berinisial KH (10) dan NAS (9) masih dalam keadaan depresi, akibat perbuatan yang yang dilakukan oleh pelaku yang berprofesi sebagai seorang guru ngaji. Untuk itu, saat ini pihaknya masih akan terus berupaya memulihkan kondisi psikologi korban. Termasuk melibatkan pekerja sosial  membantu pemulihan psikologi anak ini.

“Pelaku sudah kita tahan dan kita ancam  dengan pasal 82 UU 35 tahun 2014 dengan hukuman 15 tahun penjara. Sedangkan korban masih upayakan memulihkan kondisi psikologi ,” ungkapnya.

Dikatakannya, kasus tersebut berawal dari adanya ajakan tersangka kepada korban untuk datang kerumahnya di desa Belo untuk belajar mengaji. Pada saat itu, rumah tersangka dalam keadaan sepi dan korban duduk di sebelah kanannya. Mendapatkan kesempatan emas, pelaku langsung mengangkat gamis yang dikenakan korban dan memasukkan jarinya ke bagian intim korban.

Korban yang merasa kesakitan tidak mampu berbuat banyak karena diancam jika beteriak. Setelah aksi itu , pelaku kemudian mengancam untuk tidak melaporkan kepada siapapun prihal kasus tersebut. Jika masalah ini bocor, maka pelaku tidak akan segan-segan untuk memukul korban. ” Saat ini pelakunya sudah kita tahan untuk kita proses lebih lanjut. Kita juga tetap akan memberikan atensi serius terhadap masalah pencabulan yang sudah mengkhawatirkan di KSB, ” tandasnya. (ils)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional