Polisi Janji Tindak Tegas Pelaku Penghadangan Proyek Kawasan Mandalika

0

Praya (Suara NTB) – Jajaran Polres Lombok Tengah (Loteng) menegaskan bakal menindak tegas siapapun yang coba menghalangi maupun menghambat proses pembangunan di kawasan Mandalika Kuta Pujut. Apalagi sampai menghentikan paksa kegiatan pembangunan di kawasan tersebut. Jika ditemukan ada indikasi tindak pidana, maka siapa pun yang terlibat akan ditindak sesuai aturan hukum yang ada.

“Ini komitmen kami, kalau sampai ada menghambat atau menghalangi apalagi menghentikan kegiatan pembangunan di kawasan Mandalika, kita tindak tegas sesuai prosedur hukum yang ada,” tegas Kapolres Loteng, AKBP Kholilur Rochman, SIK., saat disinggung kasus penghentikan proyek penataan kawasan Pantai Kuta oleh oknum warga Desa Kute, usai buka bersama di Praya, Rabu, 21 Juni 2017.

IKLAN

Hanya saja, pihaknya masih belum menerima laporan prihal kasus penghentikan proyek, sehingga pihaknya belum bisa mengambil sikap. Tapi jika memang benar hal itu terjadi dan ada laporan secara resmi, pihaknya akan langsung bertindak.

“Pengembangan kawasan Mandalika merupakan program pemerintah pusat. Jadi sudah menjadi keharusan kami aparat kepolisian untuk mengawal dan memastikan program tersebut bisa berjalan lancar,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dispabud) Loteng, H.L. Putria, yang ditemui Kamis, 22 Juni 2017 mengaku sangat menyayangkan jika sampai ada oknum warga yang menghalangi proyek pengembangan kawasan Mandalika. Hanya saja, ia juga mengaku belum mendapat laporan detail terkait kasus tersebut.

“Tapi kemarin (Rabu,red) kita sudah menghubungi para tokoh masyarakat setempat untuk memastikan proyek penataan kawasan Pantai Kuta tersebut agar dikawal. Sehingga bisa berjalan kembali,” ujarnya.

Ke depan, Putrie berharap jika kemudian ada warga atau pihak manapun yang merasa punya keterkaitan dengan lahan di dalam kawasan Mandalika supaya menempuh jalur hukum dari pada melakukan tindakan-tindakan yang bisa mengganggu apalagi sampai menghambat pengembangan kawasan Mandalika.

Karena itu sama saja mengganggu kepentingan orang banyak. Mengingat proyek pengembangan kawasan Mandalika peruntukannnya bukan untuk satu dua orang atau kelompok masyarakat tertentu saja. Tetapi itu menyangkut kepentingan masyarakat luas. Dan, pihak-pihak yang mengganggu pengembangan kawasan Mandalika bisa diproses secara hukum.

Pihak kepolisian dalam hal ini juga diharapkan bisa tegas menindak oknum atau pihak manapun yang mau menghalangi dan mengganggu pelaksanaan pembangunan di kawasan Mandalika. “Aparat kepolisian dalam hal ini kita harapkan benar-benar tegas menindak siapapun yang menghambat proses pembangunan di dalam kawasan Mandalika,” timpal Putrie. (kir)