Polisi Gagalkan Penyelundupan Ratusan Botol Miras Oplosan

Jajaran Polsek Pekat saat melakukan pengecekan dan penyitaan barang bukti miras yang diselundupkan dari Lombok, Rabu (30/12). (Suara NTB/Polres Dompu)

Dompu (Suara NTB) – Kepolisian Sektor (Polsek) Pekat, berhasil menggagalkan penyelundupan ratusan botol Minuman Keras (Miras), Rabu, 30 Desember 2020 Pukul 2.30 dini hari. Miras oplosan jenis brem dan tuak tersebut, diduga berasal dari Lombok untuk memenuhi kebutuhan konsumen saat malam tahun baru.

Kapolsek Pekat, Ipda Muh Sofyan Hidayat, S. Sos., melalui Paur Subbag Humas Polres Dompu, Aiptu Hujaifah kepada Suara NTB menyampaikan, jelang perayaan malam tahun baru jajaran kepolisian menggelar operasi Cipta Kondisi (Cipkon).

Untuk wilayah Pekat, sasaran utamanya yakni bus malam dengan tujuan Mataram-Calabai yang diduga kerap membawa kiriman miras dari luar daerah. “Operasi Cipkon kali ini sasaran anggota untuk bus malam yang disinyalir sering mengangkut miras dari Lombok,” terangnya.

Dalam operasi tersebut, polisi melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah kendaraan, tepatnya di Desa Kandidi. Pada bus malam Mulya Sejati dengan pengemudi Mj (30), tim menemukan empat paketan berisi 190 botol miras jenis brem dan tuak

Sementara untuk bus Sinar Rejeki yang dikendarai Gj (35), ditemukan bukti serupa sebanyak 150 botol. “Kalau bus Latonda tidak ditemukan bukti penyelundupan miras,” ujarnya.

Berbekal temuan bukti pengangkutan barang melanggar hukum ini, Mj dan Gj langsung digiring ke mapolsek untuk proses pemeriksaan terkait sumber dan tujuan barang. Termasuk menggkoordinasikan dengan jajaran terkait di Pulau Lombok untuk melakukan pengungkapan.

Ditegaskan Hujaifah, Operasi Cipkon menjelang perayaan malam tahun baru akan terus digelar jajaran, sebab penggunaan miras menjadi salah satu sumber kejahatan dan gangguan kamtibmas di daerah. “Kegiatan ini akan terus kami tingkatkan untuk mengantisipasi munculnya gangguan kamtibmas,” pungkasnya. (jun)