Polisi Dikerahkan Kawal Kenormalan Baru Sektor Pariwisata NTB

Mohammad Iqbal. (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Empat destinasi wisata NTB segera dibuka dengan konsep kenormalan baru demi mengungkit ekonomi yang terpuruk akibat pandemi. Aparat dikerahkan untuk mendisiplinkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Penerapan kenormalan baru bisa dicabut apabila kebobolan lagi.

Kapolda NTB Irjen. Pol. Mohammad Iqbal menegaskan, pihaknya sudah menyiapkan personel yang akan mengawal penerapan protokol pencegahan penyebaran Covid-19. ‘’Nah, new normal life ini kami bersama TNI akan lebih maksimal lagi dengan pengerahan personel,’’ terangnya, Rabu, 17 Juni 2020.

Iklan

Kepolisian, sambung dia, sudah terlibat sejak awal penanganan pandemic Covid-19. Namun pada kebijakan kenormalan baru khususnya di sektor pariwisata, kepolisian akan berbagi tugas soal kedisiplinan.

‘’Nanti akan lebih mendisiplinkan masyarakat. Polisi hadir di lapangan dengan imbauan atau dengan program yang sudah kami gagas yaitu kampung sehat untuk menstimulan masyarakat lebih patuh disiplin terhadap protokol kesehatan,’’ terangnya.

Pengerahan personel itu nantinya tertuju pada destinasi wisata unggulan NTB yang menerapkan kebijakan kenormalan baru pada Juli nanti. Antara lain kawasan tiga gili di Lombok Utara, Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Pulau Moyo Sumbawa, dan KEK Mandalika.

Nantinya Polda NTB bersama Pemda KLU dan Pemprov NTB mengevaluasi kesiapan kenormalan baru di Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air lebih dulu. Pengecekannya pada hari ini, Kamis, 18 Juni 2020. (why)