Polisi Dalami Kasus Pungli Dana Bantuan Masjid

Tajuddin (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Aparat Kepolisian terus mendalami kasus dugaan pungutan liar (Pungli) pada penyaluran dana rehabilitasi  masjid terdampak gempa. Kasus Operasi  Tangkap Tangan (OTT) ini, menjadi prioritas aparat kepolisian untuk ditangani.

Demikian disampaikan Wakapolda NTB, Brigjen Pol Drs. Tajuddin, MH, Rabu, 16 Januari 2019. Wakapolda mengatakan, aparat kepolisian sekarang terus mendalami kasus OTT dana rehabilitasi masjid tersebut. Karena hal ini berkaitan dengan penggunaan dana bantuan bencana, maka menjadi prioritas aparat kepolisian untuk ditangani.

Iklan

Apalagi, di tengah kondisi masyarakat yang sedang bangkit dari bencana. ‘’Kalau dilakukan penyimpangan seperti ini maka tentunya kita lebih serius dan fokus untuk menanganinya secara profesional. Yang jelas proses lanjut,’’ tegasnya.

Apakah kemungkinan polisi juga akan memeriksa Kepala Kanwil Kemenag NTB terkait dengan kasus OTT tersebut? Tajuddin mengatakan jika dalam pemeriksaan saksi-saksi menyebut nama tersebut, maka polisi akan memeriksa yang bersangkutan untuk melengkapi berkas perkara.

Dalam kasus ini, Wakapolda mengatakan tidak mungkin bisa berdiri sendiri atau tersangkanya cuma satu orang. Tentu ada orang-orang yang terkait.

‘’Ini berkembang terus. Tak berhenti pada satu tersangka. Berkembang tergantung dari hasil pemeriksaan, menyebutkan A,B dan C. Tentunya kita panggil A, B, C itu untuk melengkapi berkas perkara itu,’’ katanya. (nas)