Polisi Buru Tiga Terduga Pelaku Perampokan di Sumbawa

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Tiga terduga pelaku perampokan di wilayah Kecamatan Utan dan Kecamatan Alas Barat sudah ditahan pihak kepolisian. Masih tersisa tiga terduga pelaku lainnya yang diduga kabur ke luar daerah. Hingga saat ini, polisi tengah berupaya memburu ketiga terduga pelaku.

Kapolres Sumbawa, AKBP Yusuf Sutejo,SIK., MT kepada wartawan, Kamis, 29 Juni 2017 menyampaikan, ketiga terduga pelaku sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pihak kepolisian. Pihaknya tetap berupaya untuk melakukan pencarian dan menangkap yang bersangkutan. Dari hasil identifikasi yang dilakukan, ketiga terduga pelaku saat ini sudah tidak berada di Sumbawa.

Iklan

“Saat ini masih dalam pencarian. Dari hasil identifikasi kita, yang bersangkutan di luar Sumbawa. Yang jelas kemanapun tetap kita kejar,” tukas Kapolres.

Terhadap ketiga terduga pelaku yang masih burun tersebut, Kapolres sudah menginstruksikan anggotanya untuk tembak ditempat. Hal ini untuk melumpuhkan apabila melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

Seperti diberitakan, pihak kepolisian sudah menangkap tiga dari enam terduga pelaku perampokan karyawan SPBU Utan Kecamatan Utan dan kasus perampokan seorang petani asal Poto Tano KSB di Labuhan Mapin Kecamatan Alas Barat.

Salah satu dari terduga pelaku merupakan eksekutor. Masing-masing berinisial AP alias Glen warga Kecamatan Utan, S alias S warga Kecamatan Buer dan TS alias J warga Kecamatan Utan. Dalam aksinya terduga pelaku memiliki peran berbeda-beda.

Adapun komplotan ini awalnya beraksi di Jalan Lintas Sumbawa-Tano, wilayah Desa Labuhan Mapin Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa pada Senin (10/4) pagi lalu. Saat itu sekitar pukul 12.40 Wita Marzuki Ismail (34) petani asal KSB dalam perjalanan pulang setelah mengambil uang di BRI Cabang Alas Barat.

Terduga pelaku yang menggunakan dua sepeda motor memepet korban dan langsung menendangnya. Korban kemudian terjatuh, dan pelaku langsung merampas tas korban yang berisi uang Rp 45 juta, handphone dan buku tabungan.

Setelah aksi tersebut para kawanan rampok ini kembali beraksi pada pada Senin (15/5) lalu. Dalam hal ini korbannya I Nyoman Arjana (26), karyawan SPBU Utan. Terduga pelaku yang beraksi menggunakan topeng membacok korban di tangan dan bahunya. Mereka berhasil membawa uang korban Rp 200 juta. Dimana uang tersebut milik perusahaan korban yang hendak disetorkan ke Bank.(ind)