Polisi Bongkar Penimbun Solar Industri

Giri Menang (Suara NTB) – Sebanyak 8.160 liter kuota solar industri untuk Lombok Timur bocor di Narmada, Lombok Barat. Pelaku penimbun dan mobil tanki diamankan. Aksi para pelaku itu berpeluang mengganggu stok Ramadhan 1438 H tahun 2017 ini.

Kapolsek Narmada, Kompol Setia Wijatono menjelaskan, total ada tiga orang yang diamankan. “Diduga pencurian atau penimbunan BBM,” ujarnya dikonfirmasi usai penyitaan, Selasa, 23 Mei 2017.

Iklan

Tiga orang itu antara lain, BS (37) supir mobil tanki solar PT Sarihasil Niagatama; SP (37), pelaku penimbun warga Dusun Tibupiling, Desa Golong, Kecamatan Narmada; dan LD (20), kondektur mobil tanki.

Aksi timbun solar itu terbongkar sekitar pukul 11.30 Wita. para pelaku tertangkap basah saat sedang memindahkan solar dari mobil tangki ke dalam jerigen dan drum di rumah pelaku SP.

“Modusnya membuka segel perusahan dan mengambil solar dari tangki ke dalam jerigen. Sementara yang menerima ini tidak memiliki izin usaha penyimpanan BBM,” jelasnya.

Kasatreskrim Polres Mataram, AKP Kiki Firmansyah memimpin penyitaan di TKP. Pengungkapan yang didukung Unit Tipidter Satreskrim Polres Mataram itu menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya, 32 jerigen masing-masing berisi 30 liter dan 11 drum masing-masing berisi 200 liter solar.

“Total yang ditimbun 8.160 liter,” sebut Setia. Barang bukti lainnya, mobil tanki bernopol DR 8991 AA, tiga segel PT Pertamina, dokumen delivery order (DO) solar untuk PT Krisna Karya, pompa tanki, selang, dan STNK.

“Motivasi para pelaku untuk mencari keuntungan pribadi. Hasilnya dibagi dua. Solar itu sebenarnya jatah untuk perusahan di Lombok Timur. BBM Industri,” terangnya.

Untuk penanganan kasus itu, sambung dia, penimbun solar dan supir tanki diamankan ke Mapolres Mataram. sementara kondektur hanya sebagai saksi.

“Belum ditetapkan tersangka. Masih penyidikan lebih lanjut di Polres,” tandasnya. (why)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here