Polisi Bekuk Delapan Pelaku Kejahatan Jalanan Lintas Kabupaten

Para pelaku aksi kejahatan jalanan diamankan di Mapolres Loteng, Jumat (21/12) kemarin. (Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Selama operasi pemberantasan aksi kejahatan jalanan sejak awal Desember kemarin hingga saat ini, jajaran Polres Lombok Tengah (Loteng) telah berhasil membekuk delapan pelaku yang kerap menjalankan aksinya di daerah ini. Bahkan hingga ke luar Loteng. Dengan beberapa orang diantaranya diketahui merupakan residivis kasus serupa.

“Dari total pelaku yang ditangkap. Enam pelaku masuk diselidiki Polres Loteng. Sementara dua pelaku lainnya masih ditangani Polda NTB. Untuk keperluan pengembangan kasus lainnya,” terang Kapolres Loteng, AKBP Budi Santosa, SIK., M.H., saat memberikan keterangan pers di halaman Mapolres Loteng, Jumat (21/12) kemarin.

Iklan

Ia menjelaskan dari pelaku yang diamankan, total ada 13 TKP kasus kejahatan lainnya yang bisa diungkap. Artinya, para pelaku tersebut tidak hanya beraksi satu kali. Tapi beberapa kali. Dengan beberapa diantara korbannya warga negara asing (WNA). “Dua pelaku terakhir yang kita tangkap merupakan pelaku begal wisatawan asal Denmark,” jelasnya.

Kedua pelaku tersebut pun terpaksa harus dilumpuhkan sesuai prosedur yang ada. Lantaran ada upaya melarikan diri saat ditangkap aparat.  Dengan tertangkapnya para pelaku tersebut, tentunya bisa menekan potensi aksi kejahatan jalannya. Karena para pelakunya sudah diamankan polisi.

Pun demikian, bukan berarti pihaknya berhenti. Upaya-upaya antisipasi berupa patroli dan pengamanan bergerak, tetap dilakukan. Bahkan akan ditingkatkan. Untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di daerah ini.

Tentu dalam hal ini dukungan dari seluruh elemen masyarakat di daerah ini sangat diharapkan. Karena polisi tidak akan bisa bekerja maksimal. Kalau masyarakat tidak ikut mendukung. Paling tidak dengan menjaga keamanan di wilayahnya masing-masing.

Jika memiliki informasi penting terkait pelaku kejahatan, supaya bisa segera dilaporkan ke polisi. “Sekecil apapun peran yang diberikan oleh masyarakat sangat kita hargai. Dan, pastinya akan sangat mendukung kinerja aparat kepolisian,” tandas Budi. (kir)