Polisi Amankan Sonokeling Diduga Hasil Pembalakan Liar

Mataram (Suara NTB) – NTB menetapkan kebijakan kuota nol untuk kayu jenis Sonokeling. Setiap penebangan, pengangkutan, dan perdagangan kayu dapat dipastikan ilegal sehingga masuk ranah pidana.

Sebanyak 870 batang kayu Sonokeling diamankan Polda NTB pekan lalu. Kayu mewah bernilai ekonomi tinggi itu diduga diambil dari kawasan Hutan Mareje Bonga RTK 13, Pujut, Lombok Tengah.

Iklan

Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda NTB, AKBP Darsono Setyo Adjie menerangkan, sejumlah kayu itu diangkut dengan truk kontainer dengan tujuan Jawa Timur.

“Muatan kayu tidak sesuai dengan kelengkapan surat,” ujarnya, Jumat, 6 Oktober 2017 didampingi Kabid Humas, AKBP Tri Budi Pangastuti.

Dalam dokumen disebutkan kayu yang diangkut sejumlah 636 batang atau setara 10,5 kubik. Kayu yang diangkut dengn truk kontainer bernomor polisi L 9186 UN tertera berasal dari Lombok Barat.

Bersama ahli kehutanan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, tim Subdit IV kemudian melakukan lacak balak ke empat tempat yang disebutkan dalam dokumen.

Yakni Desa Jembatan Kembar Timur, Lembar; Desa Jembatan Gantung, Gerung; Desa Sekotong Timur, Sekotong; dan Desa Banyu Urip, Gerung. Hasil penelusuran menemukan asal kayu tidak sesuai dengan dokumen.

“Berdasarkan hasil lacak balak sejumlah kayu tersebut diduga berasal dari kawasan hutan. 80 persennya tidak bisa dibuktikan sehingga patut diduga ilegal,” sebut Darsono.

Dalam kasus itu, lanjut dia, ditetapkan pemilik kayu berinisial MG alias GN (45), warga Kuripan, Lombok Barat sebagai tersangka atas dugaan membeli, memasarkan, mengolah hasil hutan kayu yang berasal dari kawasan hutan yang diambil atau dipungut secara tidak sah.

Rumusan pidana yang disangkakan yakni pasal 87 ayat 1 huruf b juncto pasal 12 huruf l UU 18/2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. “Ancaman hukuman paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp 2,5 miliar,” tegas Darsono.

Kayu Sonokeling merupakan kayu kelas tinggi yang dimanfaatkan untuk furnitur, mebel, konstruksi rumah seperti lantai, kusen, jendela, pintu, juga gitar.

Sonokeling masuk daftar kategori rentan dalam daftar Uni Internasional untuk Konservasi Alam.

Serta daftar apendiks II Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES), sebagai spesies yang tidak terancam kepunahan namun mungkin terancam punah bila perdagangan terus berlanjut tanpa adanya pengaturan.

Penerapan aturan itu diwujudkan dengan pengetatan kuota perdagangan, yang mana di NTB ditetapkan kebijakan zero quota untuk kayu sonokeling. (why)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional