Polda Siap Telusuri Dana Kampanye Mencurigakan

Mataram (Suara NTB) – Pengawasan dana kampanye Pilkada Serentak 2018 diklaim ketat. Selain KPU, kepolisian pun ikut mengawasi aliran dan penggunaan dana kampanye. Potensi dana kampanye jadi ladang pencucian uang dicegah.

Kapolda NTB, Brigjen Pol Firli menjelaskan, pemerintah secara ketat mengawasi setiap transaksi keuangan yang melalui jasa perbankan.

Iklan

“Saya kira lembaga di bidang itu sudah bekerja. PPATK pasti bekerja, cybercrime Mabes Polri bekerja, Tipideksus Bareskrim bekerja, cyber Baintelkam, dan cyber Humas bekerja,” jelasnya.

Sementara mengenai dana kampanye sudah diatur dalam PKPU Nomor 5/2017 tentang dana kampanye peserta pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, dan/atau walikota dan wakil walikota.

Intinya dana kampanye pasangan calon dapat menerima dana kampanye dari harta kekayaan pasangan calon, keuangan partai atau gabungan partai, perseorangan, kelompok, atau badan usaha.

Dana kampanye itu diserahkan dalam bentuk uang tunai, barang, atau jasa dan pelaporannya tercatat ketat. Sebab setiap pasangan calon diwajibkan untuk membuat rekening khusus dana kampanye.

“Jadi sekarang ini tidak ada lagi yang tidak bisa dimonitor. Yang tidak bisa dimonitor itu uang di bawah kasur, di dalam sarung. Tapi kalau dia pakai jasa perbankan dan keuangan pasti bisa dilacak,” papar Firli.

Menurutnya, antisipasi aliran dana kampanye dari hasil tindak pidana dapat dilacak. Berkat gabungan pengawasan setiap pihak yang disebutkan tadi. “Pemerintah kita saat ini sudah sangat care dengan Pilkada ini,” jelasnya.

Dia mengatakan, dalam hal kampanye terbuka sudah ada pembatasan frekuensinya yang diatur undang-undang dengan tujuan menekan biaya kampanye.

Untuk pemilihan gubernur/wakil gubernur diagendakan empat kali kampanye terbuka. Sementara bupati/wakil bupati dan walikota/wakil walikota dijadwalkan dua kali kampanye terbuka.

“Kampanye terbuka sangat terbatas sehingga biaya kampanye tidak terlalu besar. Mungkin pasangan calon pakai cara kampanye tertutup diperbanyak, itu kita monitor juga,” tutupnya. (why)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional