Polda NTB Usut Anggaran ’’Event’’ Pariwisata Dispar Provinsi NTB

I Gusti Putu Gede Ekawana. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Polda NTB membuka pengusutan dugaan korupsi pada penyelenggaran event pariwisata pada Dinas Pariwisata Provinsi NTB. Anggaran yang ditelisik meliputi pelaksanaan event pada tahun 2017 sampai 2019. Sejumlah vendor event diklarifikasi.

“Kita masih dalami sumber anggarannya. Apakah pinjaman, hibah, atau APBD,” terang Direktur Reskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Kamis, 20 Februari 2020.

Iklan

Penyidik Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda NTB menjalankan Surat Perintah Tugas untuk penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi pada event yang dilaksanakan Dispar Provinsi NTB tahun 2017, 2018, dan 2019. “Sebenarnya itu masih klarifikasi. Saya belum tahu apakah sumber anggarannya dari mana. Yang jelas ada dimintai klarifikasi saja mengenai kegiatan penyelidkan di Dinas Pariwisata,” tegas Eka.

Klarifikasi masih pada pihak-pihak yang terkait dengan pelaksanaan berbagai event yang diselenggarakan Dispar Provinsi NTB. Sejumlah pihak itu diminta menghadap penyidik sejak awal Februari lalu. “Kepala Dinas belum (diklarifikasi). Masih dari bawah dulu,” imbuh dia. Sebelumnya, Aktivis Pemberdayaan Pemuda (APP) NTB melaporkan bahwa ada pembayaran yang belum tuntas kepada sejumlah vendor dalam pelaksanaan berbagai event pariwisata. Antara lain, Festival Pesona Khazanah Ramadhan, Sail Moyo Tambora 2018, pagelaran HUT NTB 2017-2018, dan Festival Pesona Bau Nyale 2019.

Dispar NTB dilaporkan menunggak pembayaran pada vendor penyedia mesin pendingin CV BAJ yang mencapai Rp404,2 juta, dalam event Pesona Khazanah Ramadhan, HUT NTB, dan Colour Run Kuta Mandalika. Kemudian proyek neon box branding Sail Moyo Tambora 2018 di Lombok Internasional Airport sebesar Rp31,8 juta pada PT EYE. Pembayaran awal Rp200 juta sudah dilunasi Kementerian Pariwisata RI.

Anggaran belum terbayar sebesar Rp277,3 juta pada GP Hotel. Muncul dari sewa venue Rakor Pemulihan Dampak Erupsi Gunung Agung, persiapan Calendar Event Pesona Bau Nyale, dan Alacarte Roof Garden. Selanjutnya, sebesar Rp491,6 juta kekurangan pembayaran event peringatan HUT NTB ke-60 tahun 2018 kepada PT QCI. Tunggakan jaksa promosi pariwisata Rp1,3 miliar pada PT RMM. Rp12 juta pada A NWS Australia, serta tunggakan sewa tenda sebesar Rp170 juta pada CV MT. (why)