Polda NTB : Unjuk Rasa Anarkis Ditindak Tegas

Mataram (Suara NTB) – Puluhan massa aksi adu kuat dengan polisi di Mako Satbrimob Polda NTB, Senin, 15 Mei 2017. Eskalasi unjuk rasa meningkat seiring adanya aksi bakar ban bekas. Satu pengunjuk rasa yang menggunakan senjata tajam dilumpuhkan.

Demikian suasana simulasi Penanganan Unjuk Rasa Anarkis Dalam Apel Kesiapan Pelayanan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa Di Wilayah Hukum Polda NTB.

Iklan

Wadirsabhara Polda NTB, AKBP Purnama yang memimpin simulasi mengatakan, kesiapan mengatasi aksi unjuk rasa terus ditingkatkan. Hal itu didasari kerawanan yang ada di NTB.

Ditambah lagi pesta demokrasi pemilihan Gubernur NTB 2018 mendatang serta Pemilu Legislatif dan Presiden pada 2019. “Di sini banyak aksi blokir jalan, perang antar kampung. Ini yang diantisipasi. Juga Pemilukada 2018 dan Pemilu 2019,” ujarnya.

Penanganan massa, sambung dia, memiliki tingkatan tertentu. Mulai dari tingkatan tertib, polisi tanpa dilengkapi persenjataan hingga kerusuhan, yang ditanggapi dengan persenjataan. Tindakan kepolisian didasarkan pada situasi tersebut.

“Situasi landai, kita terjunkan Dalmas (Pengendali Massa) humanis. Situasi mulai tidak tertib, kita terapkan Dalmas lanjut,” sebutnya.

Ia menegaskan, kepolisian bisa saja menerapkan penindakan hukum bilamana situasi berangsur semakin genting dan mengancam. Yakni berupa penggunaan senjata.

“Itu kita pakai dengan menerjunkan Pleton Tindak, Pleton Anarkis, dan Pasukan Anti Huru-hara. Kalau memang situasi berimbang, terjadi anarkis kita dapat melaksanakan penindakan penggunaan senjata api,” tandas Purnama.

Kapolda NTB, Brigjen Pol Firli melalui Kabid Humas, AKBP Tri Budi Pangastuti mengatakan, simulasi itu untuk pengamanan unjuk rasa yang optimal.

“Maka diperlukan kesiapan personel, peralatan, serta anggaran berikut peraturan atau SOP yang dapat diterapkan,” jelasnya. Latihan itu mengeksplorasi kemampuan dan keterpaduan personel antar fungsi tersebut.

Dalam kesempatan itu juga, Kapolda menyerahkan alat utama persenjataan kepada Brimob Polda NTB. diantaranya, pistol HS-9 kaliber 9 mm, senapan mesin ringan MPX Sig Sauer kaliber 9 mm, senapan serbu Steyr AUG A3 kaliber 5,56 mm.

Senapan serbu Sig Sauer SIG516 kaliber 5,56 mm, senapan mesin ringan SMR Minimi kaliber 5,56 mm, senapan runduk Sig Sauer SIG716 kaliber 7,62 mm, dan senapan runduk Steyr SSG-08 kaliber 7,62 mm. (why)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here