Polda NTB Ungkap Kasus 1 Kg Sabu, Kurir Narkoba Bawa Sabu Dalam Koper

Tersangka kurir sabu asal Aceh, Jani (tengah) dalam pengawalan Polda NTB Rabu, 9 September 2020 usai tertangkap karena membawa sabu 1 kg melalui Lombok International Airport.(Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Sabu 1 kg asal Aceh urung diterima bandar di Lombok. Kurirnya, Jani (23) sudah lebih dulu ditangkap Polda NTB. Pria asal Kuala, Bireun, Aceh ini membawa pesanan barang itu via jalur udara. Proses pengantarannya gagal. Direktur Resnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra menerangkan, tersangka Jani diberhentikan ketika melintas di Jalan Raya Praya-Keruak, Batunyala, Praya Tengah, Lombok Tengah. “Dia menumpang taksi online,” ucapnya, Rabu, 9 September 2020.

Jani pada Selasa, 8 September 2020 sore pukul 17.00 Wita baru saja tiba di Lombok International Airport, Praya, Lombok Tengah. Tim gabungan Polda NTB bersama Polres Lombok Barat mengintai pergerakan Jani. Pengiriman yang diduga ke Lombok Timur ini dihentikan. “Sabunya di dalam koper. Di balik lipatan celana. Ada empat bungkus besar disembunyikan. Informasi itu kita kelola dengan baik sehingga pelaku ini kita tangkap saat di perjalanan,” jelas Helmi.

Iklan

Pria ini membawa sabu dalam koper dengan penerbangan berlanjut. Berangkat dari Batam, Kepulauan Riau transit di Surabaya, Jawa Timur. Lalu meneruskan penerbangan ke Lombok. Total sabu yang dibawa setelah ditimbang yakni 800 gram. Sabu tersebut diduga merupakan pesanan seorang bandar. Tetapi identitasnya belum diungkapkan. “Pengirim sabunya ada di Batam sana. Kalau yang di sini kita masih kembangkan siapa pemesannya,” imbuh dia.

Jani baru kali ini mendapat tugas mengantar sabu ke Lombok. Pengakuannya mendapatkan upah satu kali pengantaran. Upah baru dikirim setelah barang berhasil diterima pemesan. Jani dijanjikan imbalan Rp5 juta. “Kalau yang pengiriman seperti ini tergantung seberapa barang yang dibawa. Yang pengirimannya 1 kg ada yang dikasih Rp10 juta, ada yang Rp5 juta,” kata Helmi. Dari kantong Jani, disita juga uang tunai Rp2,05 juta sisa uang jalannya. (why)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here