Polda NTB Tes Cepat Gratis 50 Pengendara

Seorang balita mengerang di pangkuan orang tuanya saat sampel darahnya diambil petugas medis RS Bhayangkara Mataram, dalam kegiatan tes cepat Covid-19 gratis, Selasa, 23 Juni 2020.(Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Sejumlah masyarakat Kota Mataram tertib menjaga jarak mengantre di Jalan Langko, Ampenan, Mataram, Selasa, 23 Juni 2020. Rupanya mereka adalah peserta tes cepat Covid-19 gratis yang diselenggarakan RS Bhayangkara Mataram. Meski kuota terbatas, tapi mereka tetap antusias. RS Bhayangkara Mataram memarkir minibus ambulans di tepi jalan. Mobil itu difungsikan sebagai lokasi tes cepat gratis.

Masyarakat yang mendaftar tidak perlu turun dari kendaraan. Cukup duduk di sepeda motor, petugas medis dengan alat pelindung diri lengkap mengambil sampel darah untuk diuji reaktifnya terhadap virus Covid-19. Sebanyak 50 kuota tes cepat langsung habis. Peserta tes cepat mengantre berdasarkan nomor pendaftaran. Pengambilan sampel darahnya cukup singkat. Tidak sampai satu menit.

Iklan

Tetapi, hasil tes tidak langsung diumumkan. Melainkan nanti dikirimkan melalui pesan instan WhatsApp. Alasannya, demi kerahasiaan.  Bagi yang hasil tesnya reaktif nantinya akan diuji sampelnya lagi. Berupa rekomendasi uji usap di fasilitas kesehatan yang ditunjuk pemerintah dalam penanganan Covid-19. “Ini upaya kepolisian membantu pemerintah provinsi untuk menekan maksimal Covid-19. Semua pelayanan kita tingkatkan terutama di bidang kesehatan,” ucap Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal di sela kegiatannya memantau tes cepat tersebut.

Tes cepat Covid-19 gratis itu, kata Kapolda, nantinya akan lebih diperluas dan diperbanyak lagi. Tidak hanya di tingkat Polda NTB, namun juga di tingkat Polres jajaran. “Mudah-mudahan bisa rutin dan masif,” ujarnya. Penularan Covid-19 bisa dicegah dengan disiplin protokol kesehatan. Maka ditempuh juga cara lain selain tes cepat yang membutuhkan anggaran lebih.

“Tidak hanya rapid test, kita bagi masker, bagi Bansos ke masyarakat yang belum tersentuh. Tindakan pembubaran juga bagian dari memutus mata rantai penularan,” sebut Iqbal. Salah satu peserta tes cepat gratis Gusti Ayu Putu Asmariani mengaku lega akhirnya bisa mengikuti tes cepat. Gratis pula. “Ini memudahkan kita yang mau bepergian atau punya tujuan khusus. terutama ya kita bisa tahu lebih lanjut apakah kita ini bebas Corona atau tidak,” ucap warga Gebang, Cakranegara, Mataram ini. (why)

  Operasi Zebra 2016, Sebanyak 12,029 Kendaraan Ditilang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here