Polda NTB Tangani Satu Kasus GB

Mataram (suarantb.com) – Kasus yang menjerat Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) berinisial GB terus ditangani pihak kepolisian. Polda NTB hanya menangani satu kasus dari empat kasus yang menjerat GB, yakni narkoba.

Selain kasus narkoba, GB juga terjerat kasus kepemilikan senjata api, kasus pengawetan satwa dilindungi, dan kasus dugaan pemerkosaan pada anak di bawah umur.

Iklan

Kapolda NTB, Brigjen Pol Drs. Umar Septono, mengatakan pihaknya  cuma menangani kasus narkoba yang menjerat GB. Dikarenakan  tiga kasus lainnya dilakukan dalam daerah hukum kepolisian di Jakarta.

“Untuk kasus narkoba saja yang ditangani Polda NTB. Yang lainnya, karena TKP-nya di Jakarta, ditangani di Jakarta,” ujar Kapolda NTB saat ditemui di Mapolda NTB, Senin 19 September 2016.

Kendati demikian, Polda NTB akan secara terbuka memfasilitasi tim penyidik dari Jakarta yang akan melakukan penyidikan terhadap GB. Namun hingga saat ini belum ada konfirmasi dari Mabes Polri untuk memeriksa GB.

“Nanti kalau ada koordinasi mungkin. Ada bagi-bagi data, penjelasan atau keterangan dari Jakarta akan kita bantu dan fasilitasi ketemu dengan tersangka. Untuk sementara belum ada konfirmasi dari Jakarta,” imbuhnya.

Sebelumnya Kapolda NTB secara tegas telah menolak penangguhan penahanan terhadap GB. Menurut Kapolda, kasus narkoba yang menjerat GB adalah kejahatan luar biasa. Sehingga penanganan terhadap kasus tersebut harus dilakukan dengan cara yang luar biasa.

GB ditangkap pada Minggu, 28 Agustus 2016 di Hotel Golden Tulip Mataram. Dari hasil penyidikan terhadap GB, ditemukan kasus-kasus lainnya yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana terhadap GB. (szr)