Polda NTB Koordinasi Soal Pemulangan Jenazah Korban Kapal Tenggelam

Mataram (suarantb.com) – Kapal pengangkut TKI dari Malaysia yang tenggelam di Teluk Mata Ikan, Mangsa, Batam, menjadi perhatian sejumlah pihak. Pasalnya mayoritas penumpang pada kapal tersebut merupakan warga NTB.

Kapolda NTB, Brigjen Pol Drs Umar Septono mengatakan telah berkoordinasi bersama Pemerintah Provinsi NTB terkait pemulangan jenazah korban kapal tenggelam.

Iklan

“Tadi saya sudah bicara dengan Pak Gub (gubernur), untuk bagaimana cara pengembaliannya ke sini. Kita cari data sama-sama. Nanti koordinasi dengan Pemda atau Polda dari sana, untuk pengembaliannya,” ujarnya saat ditemui di Mapolda NTB, Kamis, 3 November 2016.

Sejauh ini telah terindentifikasi sebanyak 10 TKI asal Lombok ditemukan meninggal. Angka tersebut diperkirakan akan terus bertambah, disebabkan hingga saat ini proses pencarian masih terus dilakukan petugas gabungan.

Kapal tersebut diduga mengangkut TKI secara ilegal, dengan jumlah penumpang hampir mencapai 100 orang. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 Wita, Rabu, 2 November 2016.

Terkait dengan adanya indikasi pidana atas tenggelamnya kapal tersebut, Kapolda NTB masih konsen pada pemulangan jenazah dan pendataan korban. Secara tersirat menyerahkan sesuai tempat atau yurisdiksi terjadinya tindak pidana.

“Lokasinya di sana. Pemberangkatannya dari Malaysia bukan di sini. Nanti kita lihat pemberangkatannya dari sini ke Malaysia bagaimana prosesnya. Kemungkinan begitu (ilegal),” jelasnya. (szr)