Polda NTB Kawal Vaksin Covid-19 Sampai Disuntikkan ke Penerima

Personel Brimob Polda NTB menjaga pintu ruang penyimpanan berpendingin di Gudang Cold Chain Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Selasa, 5 Januari 2021 tempat disimpannya vaksin inaktivasi CoronaVac produksi Sinovac. Sebanyak 28.760 botol dosis ini disimpan sebelum didistribusikan ke 10 kabupaten/kota di NTB. (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Polda NTB menyiapkan pengawalan dan pengamanan vaksinasi Covid-19. Vaksin Covid-19 produksi Sinovac sudah tiba di Mataram, Selasa, 5 Januari 2021. Vaksin sebanyak 28.760 botol dosis ini nantinya akan dikawal pendistribusiannya ke 10 kabupaten/kota di NTB.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto menjelaskan, pengamanan pemindahan vaksin dari kargo pesawat menuju tempat penyimpanan berlangsung lancar dan aman. “Sudah tiba dengan aman,” ujarnya.

Petugas memindahkan vaksin Covid-19 ke cold room Dikes NTB, Selasa, 5 Januari 2021. Untuk vaksinasi tenaga kesehatan tahap pertama, NTB mendapatkan 28.760 dosis untuk 14.380 nakes. (Suara NTB/nas)

Sekurangnya enam pleton personel Brimob, Lantas, dan Samapta gabungan Polda NTB, Polres Lombok Tengah, Polres Lombok Barat, dan Polresta Mataram mengawal pemindahan vaksin ini. Pengamanan dipimpin Kabagdalops Biro Ops Polda NTB AKBP Rustanto.

Vaksin tiba di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM), Praya, Lombok Tengah sekira pukul 08.40 Wita. Vaksin ini dikirim dari gudang Biofarma, Bandung menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten.

Selanjutnya, vaksin dikirim dengan menggunakan dua pesawat Batik Air nomor penerbangan ID6236 dan ID6656. Dari BIZAM, vaksin dimasukkan ke dalam mobil boks berpendingin untuk dibawa ke gudang Cold Chain Dinas Kesehatan Provinsi NTB di Jalan Kesehatan, Mataram Timur, Mataram, Kota Mataram. Vaksin secara simbolis diterima Sekda NTB, Drs.H.Lalu Gita Ariadi, M.Si.

‘’Vaksin dikirim dalam 15 koli berisi 28.760 botol dosis. 14 koli masing-masing berisi 1.960 botol dosis. 1 koli isi 1.320 botol,’’ sebutnya.

Artanto menegaskan, gudang ini dijaga personel dengan persenjataan lengkap. “Kita memastikan bahwa vaksin ini selama penyimpanan dijaga ketat,” kata Artanto.

Demikian juga nantinya pada saat pendistribusian ke 10 kabupaten/kota di NTB. Jadwal gelombang pertama vaksinasi Covid-19 ini yakni terhadap 14.380 tenaga kesehatan. “Kita akan terus kawal dari penyimpanan, pendistribusian, sampai nanti vaksin ini disuntikkan ke penerima,” tandasnya. (why)