Polda NTB Dalami Laporan Anggaran Covid-19 Provinsi NTB

I Gusti Putu Gede Ekawana.(Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Penggunaan anggaran Covid-19 Provinsi NTB dilaporkan. Laporan ini terkait anggaran pada Dikes Provinsi NTB mengenai penanganan sektor kesehatan. Polda NTB masih mendalami laporan tersebut. “Laporannya sudah masuk, sudah kita terima,” ungkap Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana, Jumat, 3 September 2021.

Meski demikian, dia enggan membeberkan isi laporan karena masuk dalam materi kasus yang akan diusut. Tetapi dia memastikan akan memberikan informasi perkembangan penanganannya. “Setelah ini kita tindaklanjuti,” imbuhnya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan yang disampaikan pada Kamis, 2 September 2021 itu terkait dugaan korupsi anggaran Covid-19 pada Dinas Kesehatan Provinsi NTB.

Iklan

Menurut catatan Suara NTB, anggaran penanganan Covid-19 Provinsi NTB tahun 2020 menjadi temuan BPK RI sebesar Rp2,32 miliar. Temuan ini antaran lain pada pemanfaatan fasilitas pajak terhadap pengadaan barang dan jasa yang tidak sesuai ketentuan pada tiga organiasi perangkat daerah (OPD), yakni RSUD Provinsi NTB, Dinas Kesehatan Provinsi NTB, dan RSUD HL Manambai Abdul Kadir.

Temuan potensi kerugian negara berkaitan dengan pembayaran pajak sementara sudah ada relaksasi. Kemudian temuan kelebihan pembayaran biaya pekerjaan personel jasa konsultasi perencanaan review Detail Engineering Design (DED) dan pengawasan berkala pelayanan Covid-19. Serta pertanggungjawaban reses I dan II pada Sekretariat DPRD Provinsi NTB tidak sesuai ketentuan. Temuan ini kemudian ditindaklanjuti Inspektorat Provinsi NTB. Sementara pada tahun 2020 Provinsi NTB menggangkarkan penanganan Covid-19 untuk bidang kesehatan sebesar Rp466,28 miliar. (why)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional