Polda NTB Amankan Ribuan Botol Jamu Kuat Tanpa Izin Edar

Mataram (suarantb.com) – Jamu kuat berbagai merek diamankan Polda NTB. Jamu kemasan botol produksi Banyuwangi itu diduga tidak memiliki izin edar alias bodong. Barang bukti diamankan dari rumah DA di Desa Selat, Suranadi, Narmada Jumat, 4 November 2016.

“Jamu ini dijual eceran. Dia sudah punya langganan sendiri,” ungkap Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda NTB, AKBP. Boyke Karel Wattimena ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 8 November 2016.

Iklan

Jamu dengan merek Klanceng Putih itu dikemas dalam berbagai bentuk dan khasiat. Antara lain jamu pegal linu dan jamu anti loyo. Sementara merek Jambe Nom merupakan jamu khusus lelaki dengan khasiat vitalitas.

Rincian jamu yang diamankan bermerek Klanceng Putih 1.290 botol kemasan 600 ml, 2.000 botol, kemasan 150 ml. Untuk merek Jambe Nom, diamankan 407 botol kemasan 120 ml. “Totalnya 3.697 botol,” sebut Boyke.

Ia menjelaskan, jamu itu diproduksi CV. Pedang Kipas dengan tanggal pengemasan 28 Juli 2016 dan 14 Oktober 2016. Terkait itu, pihaknya akan melakukan pengecekan lapangan.

“Mengembangkan juga menelusuri sumber tersebut. Tetap akan kita kembangkan ke sana. Siapapun yang terlibat akan ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” terangnya.

Pihaknya menyangkakan dugaan pidana penjualan obat-obatan tanpa izin edar terhadap pemilik Toko Aneka itu.

Seperti diatur dalam pasal 197 Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan atau pasal 62 ayat (1) juncto pasal 8 ayat (1) Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Penindakan itu, sambung Boyke, merupakan tindak lanjut MoU antara Mabes Polri dengan BPOM di Jakarta. Penindakan serupa bakal terus digalakkan. Sebab apabila jamu itu beredar luas maka berpeluang merugikan masyarakat lebih banyak. (szr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here