Pol PP Awasi Perbaikan KBC

Anggota Satpol PP Kota Mataram mengawasi proses perbaikan trotoar Kawasan Bisnis Cakranegara, Jumat, 1 Oktober 2021. PDAM diberikan waktu lima hari memperbaiki kembali. Jika hasil pekerjaan ditolak proyek galian pipa tidak boleh dilanjutkan. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Satuan Polisi Pamong Praja mendapatkan tugas khusus mengawasi proses perbaikan Kawasan Bisnis Cakranegara (KBC). Perusahaan Daerah Air Minum Giri Menang diingatkan mengikuti standar penilaian tim asesmen.

Kepala Satpol PP Kota Mataram, Irwan Rahadi mengatakan, pihaknya diminta secara khusus mengawal perbaikan kembali trotoar di KBC yang dibongkar oleh PDAM Giri Menang. Rekomendasi dari tim asesmen yang menganggap pekerjaan tidak layak menjadi prioritas pengawasan. Hal ini dikoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. “Saya sudah bicara langsung dengan Pak Kadis PUPR tadi, titik mana yang harus dikawal,” kata Irwan ditemui usai menghadiri upacara Hari Kesaktian Pancasila di halaman Kantor Walikota Mataram, Jumat, 1 Oktober 2021.

Iklan

Sejauh ini kata dia, tim asesmen sedang mengumpulkan data dan fakta di lapangan. Termasuk penyesuaian terhadap apa yang dikehendaki pemerintah terhadap pekerjaan yang dianggap tidak layak selama rekondisi. Selama lima hari kedepan, tim akan melihat kembali hasil pekerjaan. Apabila dinilai layak dipersilakan melanjutkan pekerjaan.

Adapun sisa galian belum diperbaiki tentunya menjadi catatan yang harus dipenuhi oleh PDAM untuk segera menyelesaikan. “Galian masih ada itu tentu jadi catatan,” tandasnya.

Seperti diketahui, PDAM Giri Menang diberikan waktu lima hari mulai 1 – 5 Oktober untuk memperbaiki kembali trotoar yang dirusak di KBC. Perusahaan daerah itu sempat memperbaiki tetapi hasil penilaian tim asesmen menolak pekerjaan karena dianggap asal – asalan.

Proyek penataan KBC baru rampung dan diserahkan oleh Balai Prasarana dan Pemukiman Wilayah NTB tahun 2020 lalu. Proyek senilai Rp15 miliar sebelumnya memiliki tantangan berat. Karena, Pemkot Mataram harus merelokasi ratusan pedagang di kawasan tersebut. Program ini sebelumnya dikawal oleh H. Mohan Roliskana semasa menjabat sebagai Wakil Walikota Mataram. Dengan harapan, KBC menjadi pusat bisnis baru dan memberi kesan aman dan nyaman bagi masyarakat. (cem)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional