Pokir Dewan Diarahkan Dukung Zero Waste

Madani Mukarom (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Kalangan pimpinan DPRD NTB mendukung program unggulan zero waste yang sedang dilaksanakan Pemprov NTB. Bahkan, Dewan akan mengarahkan dana Pokok – Pokok Pikiran (Pokir) untuk mendukung program zero waste.

Di sisi yang lain, realisasi penanganan sampah di NTB tahun 2020 mencapai 37,63 persen. Melebihi target yang ditetapkan sebesar 35 persen. Meskipun demikian, ada tiga kabupaten yang realisasi penanganan sampahnya terendah di NTB, yaitu Bima, Lombok Barat (Lobar) dan Lombok Timur (Lotim).

Iklan

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB, Ir. Madani Mukarom, B.Sc.F., M. Si., mengatakan pada Senin, 22 Februari 2021, Wakil Ketua DPRD NTB, Mori Hanafi, S.E., M.Comm., menemui Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah di ruang kerjanya. Setelah mendengarkan penjelasan mengenai grand desain pengelolaan sampah di NTB, Mori mendukung langkah yang dilakukan Pemprov.

“Nanti Pokir-Pokir DPRD akan diarahkan untuk zero waste. Nanti menunya akan kita buat. Misalnya, bantuan kendaraan roda tiga, mesin pengolah sampah dan lainnya,” kata Madani dikonfirmasi Senin, 22 Februari 2021.

Madani menjelaskan progres penanganan sampah di NTB. Tahun 2019, penanganan sampah di NTB sebesar 20 persen, kemudian meningkat menjadi 37,63 persen di tahun 2020.

Tahun 2020, penanganan sudah 37 persen, dari sebelumnya 20 persen. Ada peningkatan 17 persen tahun 2020. Namun, untuk pengurangan sampah masih perlu ditingkatkan. Dari target pengurangan sampah sebesar 15 persen, baru tercapai 7,19 persen di tahun 2020.

Ia memaparkan capaian penanganan sampah di 10 kabupaten/kota di NTB. Di mana, tiga daerah, realisasi penanganan sampahnya masih rendah. Misalnya, Bima baru 12,10 perse. Dari 378,36 ton volume sampah per hari, baru ditangani 45,76 ton.

Kemudian, Lobar baru 17,71 persen, dari 494,10 ton timbulan sampah setiap hari, bari ditangani 87,50 ton. Selanjutnya, Lombok Timur baru 26,10 persen, dari 496,11 ton timbulan sampah tiap hari, bari ditangani 129,50 ton.

Sedangkan kabupaten/kota lainnya, realisasi penanganan sampah sudah berada di atas 40 – 70 persen. Seperti Kota Mataram, penanganan sampah sudah mencapai 72,37 persen, Lombok Tengah 42,28 persen, Lombok Utara 46,11 persen, Sumbawa Barat 53,91 persen, Sumbawa 62,4 persen, Dompu 63,11 persen dan Kota Bima 71,26 persen. (nas)

Advertisementfiling laporan pajak filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional