PLN Dukung Kemajuan Ekonomi Daerah Lewat Pengembangan Bibit Kopi Lokal

PLN NTB turut mendukung pengembangan UMKM, salah satunya adalah dengan cara menggandeng beberapa kelompok UMKM yang bergerak dalam usaha penjualan bibit kopi dalam kemasan. (Suara NTB/ist)

Mataram (suarantb.com)-Sejak 2019, PLN NTB turut mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satunya adalah dengan cara menggandeng beberapa kelompok UMKM yang bergerak dalam usaha penjualan bibit kopi dalam kemasan.

Di tahun 2020 ini, melalui program PLN Peduli, PLN kembali berkolaborasi dengan kelompok tani di Sembalun, Lombok Timur, yaitu dalam hal pembibitan, sertifikasi, dan pembinaan penanaman kopi, salah satunya Thousand Mosque Coffee. Beberapa program yang diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap Thousand Mosque Coffee ini adalah pelatihan, sertifikasi, dan peralatan produksi tahun 2019.

Pada bulan Oktober 2019 lalu, Thousand Mosque Coffee mewakili UMKM binaan PLN mengikuti pameran Surabaya Expo yang digelar di Surabaya, Jawa Timur. Tak hanya itu, Thousand Mosque Coffee juga terpilih sebagai wakil UMKM dalam ajang Festival PLN Peduli 2020 yang digelar secara daring tanggal 4 – 9 November 2020.
“Ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami untuk bisa mewakili PLN. Selain itu, tentu saja kesempatan untuk mempromosikan produk kami ke luar NTB,” ujar Agus Murdianto, Ketua Kelompok Pemilik Thousand Mosque Coffee.

Agus juga menyampaikan rasa gembiranya karena selain dapat mempromosikan produknya. Dia juga berkesempatan mengikuti workshopnya terkait marketing dan branding yang dapat digunakan untuk mengelola UMKM di kemudian hari.
Bondan Gustaman, Manager Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP Nusa Tenggara mengatakan bahwa berbekal dari pengalaman pada pameran Surabaya Expo tahun 2019, PLN masuk ke areal hulu Pertanian di Sembalun untuk melakukan pembinaan pembibitan kopi.

“Kami menggandeng kelompok yang ada di Desa Sapit, Desa Sembalun Lawang dan Desa Sembalun Bumbung untuk kita bina melakukan penanaman kopi. Kita berikan 50.000 bibit kopi, pembangunan sarana prasarana pembibitan, hingga sertifikasi bibit Kopi,” ujar Bondan.

Bondan juga menyadari bahwa UMKM memiliki peran yang sangat strategis, baik bagi perekonomian daerah maupun nasional. Sektor UMKM yang tangguh dan berdaya saing diyakini mampu menyejahterakan masyarakat
“Seperti halnya dukungan kepada UMKM, seperti keringanan tagihan untuk pelanggan bisnis kecil dan pelanggan industri kecil, promo Super Merdeka, kegiatan seperti ini akan terus dilakukan untuk menunjang peningkatan kegiatan ekonomi para UMKM/IKM”, tutup Bondan.(bul)