PKS Lobar Mulai “Panaskan Mesin” , Hj. Nurul Adha Masuk Perempuan Berpengaruh di NTB

Ketua DPD PKS Lobar, Hj Nurul Adha. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lombok Barat (Lobar) memanaskan mesin partai untuk menghadapi pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 mendatang. Dimana PKS harus mengusung calon dan kader internal partai yang akan menduduki posisi Bupati atau Wakil Bupati Lobar tahun 2024. Lebih-lebih berdasarkan jajak pendapat yang dilakukan salah satu lembaga, Ketua DPD PKS Lobar Hj Nurul Adha masuk sebagai salah satu dari delapan wanita berpengaruh di NTB.

Sebagai langkah untuk memanaskan mesin partai, DPD PKS Lobar menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) diikuti oleh pengurus DPD, DPC, MPD dan DED PKS Lobar. Rakerda yang diadakan selama dua hari (11-12 Maret) mengangkat tema Terus Melayani dan Membela Rakyat.

Iklan
Pengurus DPD, DPC, MPD dan DED PKS Lobar saat menggelar Rakerda. (Suara NTB/ist)

Ketua Bapilu DPD PKS Lobar, Junaidi Abdillah S.Pd mengatakan, pada tahun 2024 salah satu amanat Rakerda yaitu harus memenangkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lobar dari unsur partai. Artinya untuk bisa mencalonkan Bupati dan Wakil Bupati PKS Lobar harus memenuhi 9 kursi. ‘’Sesuai amanah Rakerda, kami  harus bisa memenangkan pasangan Bupati dan Wakil Bupati dari unsur anggota partai, ‘’ tegasnya ditemui usai Rakerda.

Selain fokus untuk memenangkan Pilkada Lobar mendatang, PKS Lobar juga ditargetkan untuk menambah prolehan kursi di DPRD Lobar. Dimana dari hasil Rakerda ditargetkan PKS bisa menambahkan suara naik minimal  15 persen dari kursi sekarang ini sebanyak 5 suara. ‘’Angka 15 persen ini setara dengan 7 kursi di DPRD Lobar, dari yang sekarang 5 kursi,’’ Jelas Junaidi.

PKS juga sudah menyiapkan beberapa strategi agar pada Pemilu tahun 2024 PKS bisa mendapatkan 10 kursi di DPRD Lobar, ini sebagai langkah antisipasi jika misalnya terjadi pemecahan Dapil. Kemudian PKS juga meminta komitmen kepada semua DPC untuk memenangkan satu anggota DPRD Lobar di masing-masing DPC atau di tingkat Kecamatan. ‘’Masih ada waktu sekitar tiga tahun untuk persiapan hadapi Pilkada maupun Pemilu, ” tegasnya.

Untuk pemilihan Bupati Lobar, PKS diamanatkan untuk menjadi kepala daerah. Namun apakah nantinya akan ada di posisi nomor satu (Bupati) atau nomor dua ( Wakil Bupati) semua itu akan ditentukan oleh hasil survei dan hasil komunikasi serta pertimbangan lainnya. Namun target awal PKS untuk Pilkada Lobar, PKS ada di nomor satu.

‘’Tetapi pasti ada kemungkinan bisa saja berubah, itu banyak hal dan bisa saja terjadi,’’  tegasnya. Di satu sisi, salah satu lembaga yaitu Lentera Hati Foundation sudah merilis hasil jejak pendapat yang dilakukan enam bulan lalu. Dari hasil jajak pendapat yang sudah dilakukan, Ketua DPD PKS Lobar Hj Nurul Adha masuk dalam delapan nama tokoh perempuan di NTB yang berpengaruh untuk tahun 2024 mendatang.

Dalam jajak pendapat tersebut, nama Hj Nurul Adha bertengger pada urutan ke enam di bawah Wakil Bupati Lobar Hj Sumiatun.

Menanggapi itu Hj Nurul Adha mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi hasil jajak pendapat yang dikeluarkan oleh Lentera Hati Foundation. Dimana dirinya juga masuk sebagai tokoh perempuan yang berpengaruh untuk tahun 2024 mendatang.

‘’Kami sangat apresiasi. Saya kira wajar juga nama saya ada karena posisi saya sebagai Wakil Ketua DPRD Lobar,’’ ujarnya. Sebagai wakil ketua, pihaknya memiliki banyak tugas dalam melakukan komunikasi dan memberikan masukan, mengkritisi kebijakan eksekutif. Banyak faktor tentunya yang membuat dirinya masuk sebagai tokoh perempuan.

Untuk Pilkada mendatang, Nurul siap untuk menjalani amanah partai dan mempersiapkan diri untuk maju. Semua tentunya bagaimana hasil survei dan bagaiamana hasil elektabilitas dirinya sebagai calon. Apakah diterima oleh masyarakat atau tidak. Nantinya dari partai pasti akan melakukan survei. Tetapi misalnya jika penerimaan masyarakat terhadap perempuan rendah, tentunya ada alternatif lain yang bisa dipilih untuk diajukan sebagai calon.

‘’Saya sebagai Ketua DPD, alternatif masih ada. Banyak kader lain, survei penerimaan masyarakat besar terhadap calon perempuan ini akan menjadi pertimbangan partai, ‘’ ujarnya.(her/*)

Advertisementfiling laporan pajak ucapan idul fitri ucapan idul fitri Jasa Pembuatan Website Profesional