PKB Terbitkan Rekomendasi Dukungan Resmi untuk Lima Daerah

Hardian Irfani (Suara NTB/ndi)

Mataram (Suara NTB) – DPP PKB mengeluarkan rekomendasi dukungan terhadap pasangan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang akan maju pada Pilkada serentak 2020 untuk lima daerah dari tujuh kabupaten/kota di NTB yang akan menggelar pilkada. Sementara dua daerah masih dalam tahap proses.

Figur pasangan bakal calon kepala daerah yang diberikan rekomendasi dukungan oleh DPP PKB tersebut adalah mereka yang dinyatakan lulus dalam tahapan fit and propertest yang dilakukan DPP PKB beberapa waktu lalu. Berikut kandidat kepala daerah yang telah diberikan rekomendasi dukungan di lima daerah tersebut, yakni pertama untuk Pilkada Kabupaten Sumbawa, PKB merekomendasikan nama Dewi Noviany, yang diketahui merupakan adik dari Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah.

Iklan

Kemudian di Pilkada Kabupaten Bima, DPP PKB memberikan rekomendasi dukungan kepada kandidat petahana, Indah Damayanti Putri (IDP). Demikian juga di Pilkada Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) rekomendasi dukungan diberikan kepada pasangan petahana, Musyafirin-Fud Syaifuddin.

Sementara untuk Pilkada Kabupaten Lombok Utara (KLU) rekomendasi dukungan diberikan kepada kader sendiri yakni Djohan Sjamsu yang juga merupakan mantan Bupati periode 2010-2015. Terakhir untuk Pilkada Kota Mataram arah dukungan PKB final berlambuh ke pasangan Makmur Said-Badruttamam Ahda.

“Untuk di Kabupaten Lombok Tengah, ada fit and proper test susulan karena, kemarin ada yang belum diuji. Sehingga DPP undang lagi mereka tanggal 11 Februari. Nah setelah itu, kita panggil semua Bacalon yang sudah diberikan rekomendasi pada Sabtu pekan depan untuk kita umumkan,” ungkap Ketua DPW PKB NTB, L. Hardian Irfani, Kamis, 6 Februari 2020.

Hadrian menjelaskan, desk Pilkada DPP sudah mengeluarkan rekomendasi dan surat tugas kepada Bacalon tersebut untuk memastikan atau mencari pasangan juga partai koalisi. Terhadap Bacalon yang sudah menerima rekomendasi sudah bisa dipastikan menerima form dukungan modelĀ  B1 KWK yang resmi digunakan untuk mendaftar di KPU sebagai peserta pemilu.

Namun demikian DPP PKB juga memberikan catatan penting bagi Bacalon yang sudah mengantongi rekomendasi supaya menjalin komunikasi intens dengan DPC dan DPW PKB dalam rangka membangun koalisi dengan parpol lain, mengingat PKB sendiri tidak bisa mengusung pasangan calon tanpa teman koalisi.

Selanjutnya pada bacalon juga diminta untuk melakukan pemetaan lapangan dan menyusun strategi-strategi pemenangan. Kemudian bagi figur yang belum menetapkan wakilnya, supaya segera dirampungkan, termasuk berikutnya, memastikan mitra partai koalisi. “DPP PKB berikan waktu satu bulan ke depan bagi para Bacalon yang sudah terima rekomendasi untuk tindaklanjuti catatan tersebut. Jika tidak bisa maka, rekom itu akan dicabut. Tapi, Insya Allah kita yakin mereka terlihat sudah siap dan matang,” ujarnya.

Adapun figur yang akan memperebutkan dukungan PKB di Pilkada Lombok Tengah yakni pertama, H. Bangun, kemudian H. L. Fathul Bahri, H. Lalu Aksar Ansori, Ir. H. Dwi Sugianto, H. Masrun dan H. Puaddi. “Bacalon Lombok Tengah yang akan ikut tes susulan seperti H. L. Putria, Drs. H. Humaidi, Ferdian Elmansyah dan H M Puaddi, disebabkan karena saat itu berhalangan. Hasilnya itu nanti akan diumumkan bersamaan dengan Kabupaten Dompu,” katanya.

Dengan sudah jelasnya arah dukungan PKB di lima daerah tersebut, maka sejumlah figur yang juga ikut mendaftar di PKB dinyatakan terpental. Terkait hal itu Hadrian menegaskan bahwa DPP PKB hanya keluarkan rekomendasi dukungan untuk satu orang setiap kabupaten/kota yang diterbitkan baik bagi bacalon bupati maupun wakil bupati sesuai hasil fit and propertest. (ndi)