PKB Janjikan SK Dukungan DPP untuk Empat Daerah Terbit Minggu Depan

Lalu Hadrian Irfani. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – DPW PKB NTB menjanjikan dalam waktu dekat ini akan menerbitkan Surat Keputusan (SK) dukungan resmi model B1-KWK dari DPP PKB untuk digunakan mendaftar di KPU sebagai peserta Pilkada oleh sejumlah pasangan bakal calon yang diusung PKB pada Pilkada serentak 2020.

“Insya Allah SK DPP akan terbit minggu depan ini, tapi untuk beberapa daerah saja dulu,” kata Ketua DPW PKB NTB, L. Hadrian Irfani saat ditemui di ruang fraksi PKB DPRD NTB.
Dari tujuh daerah Kabupaten/Kota di NTB yang akan menggelar Pilkada serentak 2020. SK dukungan DPP PKB yang akan terbit minggu depan ini untuk empat daerah saja yakni Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat, dan Kabupaten Bima.

Iklan

“Kenapa empat daerah ini duluan keluar SK-nya, karena mereka sudah memenuhi surat tugas, yang penting balon ini memenuhi surat tugas, pasangan sudah lengkap, dan koalisi sudah klir, maka DPP tidak ada alasan untuk tidak menerbitkan SK,” jelasnya.

Dengan sudah ada kepastian SK dukungan DPP untuk empat daerah itu. Lantas bagaimana dengan nasib dukungan PKB di tiga daerah lain, seperti di Kota Mataram, Lombok Tengah dan Dompu. Menurut Hadrian untuk tiga daerah itu akan menyusul kemudian, lantaran ada beberapa persyaratan yang masih belum rampung oleh balon di tiga daerah itu.

“Misalnya untuk Kota Mataram, kita sampai hari ini belum menerima laporan partai mana saja yang sudah mendukung Makmur-Ahda untuk jadi koalisi dengan kita. Maka DPP juga belum bisa keluarkan SK untuk Mataram,” jelasnya.

Karena itu ia meminta Makmur-Ahda supaya segera merampungkan partai koalisi dan juga hasil surveinya. Jika dua hal itu sudah lengkap, Hadrian memastikan dalam waktu yang tidak terlalu lama, DPP akan langsung keluarkan SK dukungan.

Sementara untuk Lombok Tengah, PKB nampaknya belum akan mengeluarkan dukungannya. Karena, dinamika politik di daerah cukup tinggi dan terus mengalami perubahan-perubahan. Baru-baru ini, konstelasi politik di Loteng dikejutkan dengan keputusan Bodak yang menarik mundur tiga anggota keluarganya untuk dicalonkan.

“Memang pascakeputusan Bodak dan dipastikan tidak ada yang muncul dari sana sehingga kita kembali melihat dinamika yang terjadi. Tapi yang jelas tidak dukungan PKB akan keluar dari balon yang sudah dipanggil. Kalaupun kami targetkan diri, paling cepat bulan depan dukungan di Loteng sudah keluar,” katanya. Demikian juga dengan di Dompu, penggodokan sedang berproses. (ndi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here