Pimpinan OPD yang Baru Jangan Umbar Janji

H. Effendi Eko Saswito. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Tujuh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang dilantik pekan kemarin, diminta segera berinovasi dan berkreativitas. Inovasi dan kreativitas dibutuhkan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Program yang dipaparkan saat seleksi tak sekadar mengumbar janji.

Sekretaris Daerah Kota Mataram, Dr. H. Effendi Eko Saswito memahami bahwa tujuh pimpinan OPD yang baru diambil sumpah jabatan masih mengikuti anggaran yang sudah berjalan. Tetapi tidak bisa juga berdiam diri, tetapi harus melakukan terobosan – terobosan serta menunjukkan kinerja terhadap program apa saja yang belum diselesaikan pendahulunya. “Mungkin ada program yang belum diselesaikan pimpinan OPD sebelumnya. Itu yang harus dituntaskan dan tunjukkan,” kata Sekda ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 13 Oktober 2021.

Iklan

Akselarasi program dibutuhkan dalam rangka mewujudkan visi dan misi kepala daerah. Apalagi Mataram adalah ibukota provinsi tentu tuntutan masyarakat kompleks dan dinamis. SKPD pun sebut Sekda, harus menyesuaikan harapan masyarakat itu. “Saya ingat pesan almarhum Walikota Mataram, H. Moh. Ruslan. Bila perlu pimpinan OPD ini berlari sambil pasang celana,” kutipnya.

Kondisi seperti saat ini, pimpinan OPD tidak hanya menjalankan program rutinitas. Dibutuhkan inovasi dan kreativitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Bila perlu program dan inovasi yang disampaikan saat pansel segera dieksekusi, sehingga tidak sekadar program di atas kertas tanpa ada implementasi. “Jangan hanya sekadar janji. Tetapi harus segera diimplementasikan,” pesannya.

Bagi Ketua DPRD Kota Mataram, H. Didi Sumardi juga mengingatkan, tidak saja tujuh pimpinan OPD yang baru saja dilantik, tetapi seluruh pejabat di Kota Mataram harus bekerja tim. Dianalogikan bahwa pejabat sebagai pelari estafet tidak boleh ada satupun yang larinya kencang dan lainnya berlari lambat. Tetapi perlu menyamakan irama dan bersatu padu untuk menyelesaikan visi dan misi kepala daerah. “Saya kira banyak visi – misi yang harus diselesaikan,” terangnya.

Didi meminta minimal satu OPD menunjukkan inovasinya yang bisa menerjemahkan visi – misi Walikota dan Wakil Walikota yang berdampak langsung kepada masyarakat dan lainnya. Dia membayangkan jika rata – rata satu OPD bisa melakukan itu, maka program pemerintahan berjalan dengan baik. Karena itu, pimpinan OPD harus bekerja progresif, inovatif dan akselaratif. (cem)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional