Pimpinan DPRD NTB Tak Khawatir Pembahasan RAPBD 2017 Molor

Mataram (suarantb.com) – Penetapan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) NTB 2017 terancam molor dari jadwal yang telah ditetapkan. Mengingat sampai saat ini masih ada fraksi yang belum sependapat dengan RAPBD 2017 tersebut.

Terkait hal itu, Ketua DPRD NTB, Hj. Bq. Isvie Rupaeda, SH., MH menyatakan pihaknya tetap optimis APBD 2017 bisa ditetapkan sesuai tenggat waktu yang telah disepakati. Akan tetapi, seandainya dalam proses pembahasannya belum menemukan kesepakatan sesuai jadwal yang ada, hal itu pun masih bisa dimaklumi.

“Kita sedang lakukan pendekatan dengan PDI Perjuangan tapi kalau dalam perjalanannya belum ya nggak masalah. Luwes aja,” ujar Isvie. Senin, 28 November 2018.

Terkait dengan ketentuan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang sudah menetapkan batas akhir penetapan APBD 2017 tanggal 30 November ini, Isvie mengatakan hal itu tidak terlalu berpengaruh terhadap pembahasan RAPBD 2017. Kendati demikian pihaknya tetap berusaha secara maksimal menaati jadwal yang telah ditetapkan Banmus DPRD NTB itu.

“Kita optimis bisa selesai sesuai jadwal. Tanggal 30 November kan,” ucapnya.

Isvie menambahkan seandainya penetapan APBD 2017 nanti tidak sesuai dengan jadwal, hal tersebut juga tidak lepas dari peran kebijakan Mendagri berupa perubahan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menyadari hal itu, lanjut Sekretaris DPD I Golkar NTB ini, Mendagri juga tidak memaksakan APBD NTB 2017 mutlak diputuskan tanggal 30 November.

“Saya kira Mendagri juga paham,” kata Isvie.

Terlepas dari kemungkinan tersebut, ia selaku pimpinan DPRD NTB tetap optimis semua pihak akan mencapai kesepakatan terkait APBD NTB 2017 tersebut. Sehingga penetapan anggaran bisa dilaksanakan sesuai jadwal yang telah disepakati bersama, yakni pada 30 November 2016 nanti.”Optimis tanggal 30 November diketok,” tandasnya. (ast)