Pimpin PKS Dompu, Tahir Siap Berkolaborasi dengan Bupati

Muhammad Tahir. (Suara NTB/ula)

Dompu (Suara NTB) -DPD PKS Kabupaten Dompu menggelar musyawarah daerah (Musda) yang berlangsung serentak dalam jaringan (daring) nasional. Musda ini sekaligus melantik pengurus PKS Kabupaten Dompu periode 2020 – 2025 yang baru dengan komposisi Muhammad Tahir, ST dan Noval Palandi, SP sebagai ketua dan sekretaris DPD.

Melalui pengurusnya yang baru ini, PKS menetapkan siap berkolaborasi dengan Bupati dan wakil Bupati yang baru dalam melayani masyarakat. Kendati pada Pilkada 9 Desember 2020 lalu, PKS mengusung pasangan Hj Eri Ariani H Abubakar – H Ihtiar, SH (Eri – HI) dan yang memenangkan Pilkada Dompu adalah pasangan Kader Jaelani – H Syahrul Parsan, ST, MT (AKJ Syah) yang tidak didukungnya.

“Pemilu sudah lewat, Bupati yang baru sudah terpilih. Nanti kita tunggu bersama penetapan KPU dan PKS menetapkan, kami siap bahu membahu dengan Bupati baru untuk melayani masyarakat Kabupaten Dompu,” tegas Muhammad Tahir, ST usai kegiatan pelantikan pengurus PKS Dompu yang baru di kantor DPD PKS Dompu, Senin, 28 Desember 2020.

Sesuai amanat Musyawarah Nasional (Munas) dan musyawarah wilayah (Muswil) yang menargetkan 15 suara pada Pemilu 2024, Kabupaten Dompu juga akan tetap komit pada amanah itu. Sehingga lompatan tinggi akan dilakukan PKS untuk mencapai itu, mulai dari penataan kader, pengisian struktur, pendanaan, dan penokohan sosial bagi calon anggota legislatif.

Di PKS, kata Tahir, salah satu sumber daya terbesar yang dimilikinya adalah kader. Sehingga akan dipastikan ketersedianya memiliki piramida yang ideal. Begitu juga dengan struktur, harus terisi di semua wilayah dan Desa, agar pekerjaan tidak terpusa di DPD (Kabupaten), tapi terdistribusi sampai ke Desa. “Pekerjaan pemenangan itu tidak hanya terpusat di DPD, tapi juga terdistribusi sampai Desa, sehingga pekerjaan pemenangan itu dirasakan semua orang yang ada dalam struktur PKS,” ungkapnya.

Selain Muhammad Tahir dan Noval Palandi yang dilantik sebagai Ketua dan Sekretaris DPD, juga dilantik Erna Aprianti sebagai bendahara DPD dan Buhri Ramadhan, ST sebagai ketua bidang kaderisasi. Ir H Hendri Atrimus, MBA mantan anggota DPRD Dompu dari PKS juga ditunjuk sebagai Ketua Dewan Etik dan Ali Sodikin sebagai sekretarisnya. Mantan Ketua DPD PKS yang juga mantan anggota DPRD Dompu, Nasaruddin, SH didaulat sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) dan H Syafrin selaku sekretarisnya. Kedelapan orang ini menjadi penentu arah kebijakan PKS di Dompu. “Di PKS, sistem kerjanya kolektif kolegial,” kata Tahir. (ula)