Pilkada Sumbawa, Mo-Novi dan Andi Tirta Bersaing Rebut Dukungan PKS

Logo PKS. (Tribunnews.com)

Mataram (Suara NTB) – Konstelasi politik penentuan arah dukungan PKS di Pilkada Kabupaten Sumbawa berlangsung cukup dinamis. Karena mereka dihadapkan pada pilihan politik yang cukup dilematis, yakni antara pilihan untuk mengusung pasangan bakal calon dari kader internal partai atau memutuskan untuk mengusung pasangan calon dari eksternal partai.

Diketahui kandidat bakal calon Bupati Sumbawa yang berasal dari kader internal PKS berdasarkan hasil pemilihan internal, muncul nama Andi Tirta. Sedangkan pasangan bakal calon dari eksternal yang sudah mendaftar di PKS yakni pasangan Muhammad Abdullah – Dewi Noviany (Mo-Novi).

Iklan

Wakil Ketua Tim Pemenangan Pemilu Wilayah (TPPW) DPW PKS NTB, Sembirang Ahmadi yang dikonfirmasi membenarkan bahwa saat ini pihaknya sedang menggodok dua nama itu untuk mereka usulkan ke DPP PKS untuk diberikan Rekomendasi dukungan, di antara Andi Tirta atau Mo-Novi.

“Kemarin satu calon internal kita mundur dan otomatis kita butuhkan satu pasangan lagi. Karena minimal yang harus kita usulkan ke DPP adalah minimal dua nama. Sekarang masih ada Andi Tirta dari internal dan kemarin kita sudah menerima pendaftaran dari Mo-Novi untuk eskternalnya,” ujar Sembirang.

Dua nama itu yang akan dikirim DPD PKS Sumbawa ke DPW untuk selanjutnya direkomendasikan ke DPP. Hanya saja yang akan dikirim ke DPP harus lengkap dalam bentuk pasangan, maka PKS NTB pun memberikan waktu kepada Andi Tirta untuk segera menetapkan pasangannya.

“Karena masih ada pak Andi (belum punya pasangan) maka kita berikan waktu kepada beliau sampai tanggal 28 (Februari) ini untuk mendapatkan pasangan,” ujar Sembirang yang kini menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD NTB itu.

PKS memberikan deadline kepada Andi Tirta untuk segera memutuskan siapa jadi pasangan, lantaran PKS akan segera menuntaskan proses penentuan arah dukungannya. Dikatakan Sembirang, bahwa partainya akan menuntaskan proses penentuan arah dukungan di daerah selain KSB pada Bulan Februari ini.

“Karena targetnya kita akhir bulan (Februari) ini semua sudah clear. Sehingga Bulan Maret sudah keluar SK DPP. Karena di DPP itu tidak lama prosesnya, yang penting sudah clear di tingkat bawah maka DPP langsung keluarkan rekomendasi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKS NTB, H. Abdul Hadi menepis isu tentang perpecahan di internal PKS Sumbawa, terkait penentuan arah dukungan antara yang menginginkan untuk mendukung kader internal, Andi Tirta dan kader yang pro kepada Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah yang menghendaki untuk mengusung adiknya, Novi yang berpasangan dengan H. Mo, (Mo-Novi).

“Itu bagian dari proses, karena masih ada komunkasi, sehingga ada dinamika politik yang terbangun dari proses komunikasi itu sendiri. Nanti akan dilaporkan oleh DPD (Sumbawa) ke DPW untuk kita rekomendasika ke DPP. Kita tunggu saja dulu ya,” pungkasnya. (ndi)