Pilkada Serentak NTB, Gubernur dan Ketua DPRD Imbau Masyarakat Bijak Sikapi Perbedaan Pilihan

Gubernur Provinsi NTB, H. Zulkieflimansyah bersama Ketua DPRD NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda dalam kesempatan forum rapat paripurna. (Suara NTB/ist) 

Mataram (Suara NTB) – Ketua DPRD Provinsi NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda meminta masyarakat bijak menyikapi perbedaan pilihan politik dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2020 yang digelar di tujuh kabupaten/kota di NTB. Masyarakat diminta tak terbelah dengan dinamika politik Pilkada.

“Kami imbau kepada semua masyarakat agar tidak terpengaruh atas hasutan-hasutan yang akan merongrong nilai-nilai  kekeluargaaan, kebersamaan kita dalam perbedaan pilihan politik kita di Pilkada 2020,” ujar Isvie di Mataram, Kamis, 12 November 2020.

Iklan

Politisi Partai Golkar itu mengaku perbedaan pandangan dan pilihan politik dalam rangka menyambut pesta demokrasi 9 Desember, sejatinya adalah hal yang wajar dan lumrah. Sebab, pada hakikatnya semua itu memiliki tujuan yang sama, yakni membawa daerah lebih maju, aman sejahtera, adil dan makmur. “Mari kita cinta damai dengan menjaga kerukunan umat beragama. Tentunya, perbedaan pilihan politik tetap dalam bingkai kebersamaan dan persatuan Indonesia dan NTB,” kata Isvie.

Ia tidak menghendaki, pelaksanaan Pilkada serentak kali ini tercoreng dengan adanya informasi-informasi hoaks. Oleh karena itu, Isvie mendorong pada semua pihak, termasuk pemerintah daerah mempunyai tanggung jawab moral dalam mengedukasi masyarakat agar tidak mudah terpancing dengan informasi palsu.

Selain itu, media juga diharapkan dapat terlibat untuk menjaga kondisi bangsa agar tetap kondusif dan tidak mengalami perpecahan. Tentu dengan menghadirkan pemberitaan yang mendidik dan mencerahkan, bukan malah sebaliknya menghadirkan informasi yang bisa menyulut permusuhan di tengah masyarakat.

“Saya juga meminta agar media sosial dan media massa, baik online maupun cetak dapat berfungsi sebagai pemberi edukasi dan informasi bagi masyarakat serta ikut menjaga kondisi bangsa agar tetap kondusif lewat pemberitaan yang berkualitas,” ucapnya.

Di samping itu, Isvie juga mengimbau agar masyarakat mampu menggunakan media sosial secara arif dan bijaksana. Tidak menggunakan media sosial sebagai ruang untuk ajang saling menghujat, menjelekkan apalagi sampai saling menghina satu sama lain.

“Marilah kita jaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari informasi yang menyesatkan dengan tidak cepat percaya dengan informasi tanpa ada upaya Kross cek ke sumber resminya. Sekali lagi, NKRI harga mati,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Gubernur Provinsi NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah juga menyampaikan hal yang sama. Ia menyerukan bahwa persaingan politik di Pilkada tetap harus berjalan dengan sehat dan demokratis. Perbedaan pilihan politik tidak harus kemudian menjadi sekat persaudaraan, apalagi sampai menjadi pemecah  persatuan dan kesatuan.

“Pilkada ini bukan perang, oleh karena itu jangan sampai perbedaan partai politik (dukungan) dalam kontestasi Pilkada ini kemudian kita kehilangan akal sehat untuk tetap memelihara persaudaraan,” serunya. (ndi)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional