Pilkada Serentak, Golkar NTB Menang di Lima Daerah

H. M. Suhaili FT (Suara NTB/dok)

Praya (Suara NTB) – Catatan manis berhasil ditorehkan Partai Golkar NTB pada gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 ini. Dari tujuh kabupaten/kota yang menggelar pilkada, pasangan calon kepala daerah yang diusung Partai Golkar sementara unggul di lima kabupaten/kota. Hanya di Pilkada Dompu serta Kabupaten Lombok Utara (KLU) saja, pasangan calon kepala daerah yang diusung Partai Golkar tersebut keok.

Itu artinya Partai Golkar berhasil melampaui target kemenangan di pilkada serentak tahun 2020 ini. “Alhamdulillah secara target di pilkada serentak tahun ini, Partai Golkar bisa melampaui,” kata Ketua DPD  Partai Golkar NTB, H.M. Suhaili FT., kepada wartawan, Jumat, 11 Desember 2020.

Iklan

Awalnya, Partai Golkar menargetkan paling tidak menang di 50-60 persen daerah yang menggelar pilkada di NTB. Tapi nyatakan bisa hingga 70 persen. Seperti di Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Kabupaten Bima serta Kota Mataram. “Di Kabupaten Sumbawa selisih suaranya cukup tipis. Tapi kita optimis menang,” ujarnya.

Menurut Suhaili, Pilkada KLU sebenarnya masuk target menang. Karena di sana Partai Golkar mengusung calon petahana. Posisi calon petahana juga cukup kuat. Tapi kenyataan berkata lain, calon petahana yang diusung malah kalah.

“Banyak faktor yang membuat kita bisa kalah di KLU dan Dompu. Selain faktor internal, juga ada persoalan eksternal,” jelasnya.

Untuk itu, nantinya akan ada evaluasi khusus di dua daerah tersebut. Guna mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan di dua daerah tersebut pasangan calon kepala daerah yang diusung Partai Golkar bisa kalah. Hanya saja secara umum Partai Golkar cukup sukses di gelaran pilkada serentak di NTB tahun ini dengan capaian yang ada.

Di Kabupaten Sumbawa, Partai Golkar mengusung pasangan nomor urut 4, Drs. H. Mahmud Abdullah – Dewi Noviany, S.Pd.,M.Pd., di Pilkada KSB pasangan calon nomor urut 2, Dr. Ir. H W. Musyafirin, M.M – Fud Syaifuddin, ST dan pasangan nomor urut 3, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE – Dahlan M. Noer di Pilkada Bima.

Kemudian di Loteng, Partai Golkar mengurung pasangan nomor urut 4, H. Lalu Pathul Bahri, S.IP – Dr. H.M. Nursiah, S.Sos dan pasangan nomor urut 1, H. Mohan Roliskana, S.Sos., MH., – TGH.  Mujiburrahman, di Pilkada Kota Mataram. “Kita tunggu proses rekapitulasi suara selesai, baru kita lakukan evaluasi,” tandas Bupati Loteng ini. (kir)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional