Pilkada Serentak 2020, PDIP Segera Umumkan Dukungan Tahap II

Raden Nuna Abriadi. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – PDIP baru menerbitkan Surat Keputusan (SK) dukungannya di dua daerah dari tujuh daerah yang akan melaksanakan Pilkada serentak 2020 di Provinsi NTB. Dua daerah tersebut adalah Kota Mataram dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Sementara untuk lima daerah lain sampai saat ini, belum ada kabar kapan akan dikeluarkan SK dukungannya.

Anggota Desk Pilkada DPD PDIP NTB, Raden Nuna Abriadi yang dikonfirmasi menyampaikan, terkait dengan dukungan PDIP untuk daerah lainnya akan segera diumumkan oleh DPP. Pihak sudah mendapatkan jadwal dari DPP terkait dengan pengumuman arah dukungan untuk sejumlah daerah di NTB.

Iklan

Disampaikan Raden Nuna, DPP PDIP sudah  menjdwalkan akan mengumumkan tahap kedua arah dukungan pasangan calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah diusung kontestasi Pilkada serentak 2020 pada Jumat, 17 Juli 2020.

Pengumuman akan langsung disampaikan oleh ketua umum DPP PDIP, Megawati Soekarno Putri. “Sesuai jadwal yang kita terima dari DPP, arah dukungan diumumkan lagi pada Jumat ini,” katanya.

Sebelumnya, pengumuman tahap pertama sudah dilakukan pada 17 Februari lalu. Namun demikian, dia belum bisa memastikan daerah mana saja akan diumumkan pada tahap kedua tersebut. Pasalnya hal itu menjadi kewenangan dari DPP.

Tetapi dari hasil pembahasan sebelumnya, dari lima daerah yang belum itu, ada empat daerah yang sudah tuntas di DPP yakni Pilkada KLU, Pilkada Sumbawa, Pilkada Bima dan Pilkada Dompu.

Sehingga ia berkeyakinan dalam pengumuman arah dukungan tahap dua itu, empat daerah di NTB itu termasuk yang akan diumumkan. “Yang kita tahu empat daerah ini sudah tuntas dan clear pembahasan di DPP, Insya Allah itu termasuk yang akan diumumkan,” ungkap Anggota DPRD NTB ini.

  Tiga Bakal Paslon Lengkapi Persyaratan

Kendati pihaknya belum mau mendahului keputusan DPP terkait pasangan calon yang akan didukung di empat daerah tersebut. Tetapi Raden Nuna tidak memastikan tidak akan jauh keluar dari daftar balon kada yang jadi prioritas arah dukungan PDIP di empat Pilkada tersebut. Mereka adalah paket Joda Akbar di KLU, Pilkada Sumbawa paket Haji Mo-Novi, Pilkada Dompu paket Ruslan – Nasarudin, dan Pilkada Bima paket Irfan – Herman Edison.

Di empat Pilkada itu, PDIP sudah punya parpol koalisi. Dengan parpol koalisi itu sudah memenuhi persyaratan untuk mengusung paket paslon di Pilkada. “Koalisi parpol ini sudah memenuhi syarat minimal mengusung paket paslon,” tandasnya.

Pasalnya, DPP akan menerbitkan SK dukungan balon kada sudah dipastikan ada parpol koalisi. PDIP tak punya kursi cukup untuk mengusung sendiri. Sehingga harus ada parpol mitra koalisi.

Sementara itu, terkait arah dukungan di Pilkada Loteng, PDIP mengerucut ke paket Dwi-Normal. Tetapi persoalannya, sejauh ini parpol koalisi pengusung paket Dwi-Normal belum mencukupi raihan kursi minimal 10 untuk daftar di KPU. Sehingga pihaknya belum bisa memastikan apakah Pilkada Loteng, juga akan diumumkan pada tahap kedua tersebut. “Pilkada Loteng ini masih berproses,” pungkasnya. (ndi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here